Breaking News:

New Normal di Bogor

Bisa Shalat Jumat Berjamaah di Tengah Pandemi Covid-19, Bima Arya : Terharu Sekali Ya

PSBB Transisi ini tempat ibadah kembali dibuka, masyarakat diperbolehkan melaksanakan ibadah dengan menuruti aturan protokol kesehatan

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya shalat berjamaah di Masjid Baitur Ridwan, Jalan KH Abdullah Bin Nuh. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto untuk pertama kalinya kembali melaksanakan shalat berjamaah di masjid setelah pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB Transisi ini tempat ibadah kembali dibuka, masyarakat diperbolehkan melaksanakan ibadah dengan menuruti aturan protokol kesehatan

Hari pertama pembukaan aktivitas di dalam masjid, Wali Kota Bogor Bima Arya ikut melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Baitur Ridwan, Jalan KH Abdullah Bin Nuh.

Sebelum masuk ke dalam masjid Wali Kota Bogor Bima Arya mengikuti serangkaian proses protokol kesehatan, mulai dari pemerikaaan suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer, kemudian masuk ke dalam bilik desinfektan, baru masuk ke dalam masjid dengan tetap memperhatikan jarak antar jamaah.

Bima Arya terharu saat ditanya perasannya bisa shalat berjamaah di masjid.

"Ya agak emosional ya, terharu sekali ya, karena kita sudah lama tidak mendengar iqomah didalam masjid, sudah lama tidak jamaah di dalam masjid, rasanya susah diungkapkan dengan kata kata," kata Bima dengan nasa suara bergetad.

Bima Arya mengajak semua untuk ikut berihtiar dan berdoa agar kondisi dan ujian ini cepat berlalu.

Selain itu setelah pelaksanaan shalat berjamaan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dari atas mimbar mengatakan bahwa belum ada obat Covid-19, namun dengan ihtiar pengobatan sari dokter dan atas izin serta kuasa Allah pasien Covid-19 bisa sembuh.

"Sampai sekarang kita belum tau kenapa bisa sembuh, obatnya apa, kenap yang ini bsa sembuh 14 hari yg ini  belum, semua atas izin Allah, saya bisa sembuh dalam waktu satu bulan setelah enam kali test swab tapi angkatan saya ada sudah hampir tiga bulan masih saja positif," ujarnya.

Bima mengatakan bahwa pandemi Covid-19 merupakan cobaan yang berat,

Namun Ia meyakini bahwa dengan melaksanakan ihtiar dan terus berdoa dan kembali kepada Allah situasi dan kondisi pendemi Covid-1 biaa cepat berakhir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved