Info Kesehatan

Mata Lelah Sering Lihat Gadget Selama di Rumah Saja? Ini Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

mata lelah dapat disebabkan karena beberapa kebiasaan, seperti menggunakan gadget berlebihan

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Tribunnews.com
Ilustrasi Mata 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dokter spesialis mata, Dr dr Nina Handayani SpM (K) memberikan ciri-ciri mata lelah.

Nina mengatakan, mata lelah dapat disebabkan karena beberapa kebiasaan.

Satu contohnya adalah menggunakan gadget secara berlebihan.

Nina membeberkan ada sejumlah kondisi yang mencirikan mata seseorang telah lelah dan perlu diistirahatkan.

"Seperti mata kabur atau penglihatan dobel, mata perih dan berair itu juga sering."

"Kemudian pusing juga bisa, di sebagian orang mata lelah juga bisa terasa seperti ngeres (terasa seperti berpasir, red)," urainya kepada Tribunnews, Sabtu (30/5/2020).

Nina menyebut gejala-gejala di atas dapat dihilangkan dengan istirahat sejenak.

"Keluhan ini akan hilang kalau istirahat, itu tanda-tanda khas mata lelah seperti itu," imbuhnya.

Hari Ini dan Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Simak Cara Cek Arah Kiblat

Jawaban Tuliskan Watak Setiap Tokoh ada Drama Kisah Pemulung dan Penjual Bakso! Materi SD Kelas 4-6

Penggunaan gadget perlu diatur

Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Nina menjelaskan penting bagi masyarakat untuk menjaga dan mengatur penggunaan gadget terlebih di tengah pandemi.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini merekomendasikan setiap 2 jam sekali setelah penggunaan gadget, mata perlu diistirahatkan.

"Bisa makan dulu misalnya, atau mungkin mengerjakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan alat elektronik itu."

"Kemudian kita bisa mengerjakan lagi tugasnya kalau belum selesai," imbuhnya.

Nina melanjutkan, penggunaan gadget berlebihan dapat membuat mata lelah maupun kering.

Dalam kondisi tertentu gejala tersebut perlu dilakukan pemberian obat tetes mata.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved