PSBB d Bogor
Cerita Lebaran saat PSBB
Ritual besar dalam perayaan besar, perayaan kemenangan setelah melalui serangkaian ibadah selama satu bulan di bulan Ramadan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- MUDIK adalah ritual yang kita temui setiap tahun di Indonesia.
Pergerakan manusia secara besar, secaras ukarela dan suasana sukacita.
Ritual besar dalam perayaan besar, perayaan kemenangan setelah melalui serangkaian ibadah selama satu bulan di bulan Ramadan.
Mudik menjadi agenda setiap orang, sehingga melibatkan setiap dan banyak aktiviras.
Apa yang terjadi saat mudik Antara lain adalah berkumpul di masjid atau tanah lapang untuk sholat id, saling mengunjungi, berkumpul dengan keluarga, dan lain-lain.
Tempat wisata, sarana transportasi, pasar, mall tumpah ruah, jalanan macet, jalan tol pun penuh sesak.
Makanan, baju baru, bagi-bagi uang, perjalanan, macet, rasanya sudah identik dengan lebaran.
Bahkan berkah mudik dan lebaran tidak hanya dirasakan oleh kaum muslim saja, tetapi juga penganut agama lainnya.
Namun lebaran kali ini akan terasa lain. Lebaran dalam situasi pandemic Covid-19, ditengah pelaksanaan pembatasan social berskala besar (PSBB).
Bagaimana merayakan lebaran tanpa penularan penyakit COVID-19 tentu ini adalah tantangan.
Masyarakat harus tetap dirumah untuk menghentikan penyebaran Covid-19, dan mematuhi aturan-aturan PSBB selama masa PSBB berlangsung.
Lebaran kali ini adalah lebaran yang berbeda, lebaran yang :
- tanpa berkumpul
Hindari berkumpulnya warga, terutama perkumpulan dalam jumlah yang besar.
Jadi tidak ada lagi berkumpul di tanah lapang atau di masjid untuk sholat id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bima-arya-laksanakan-salat-idul-fitri-1441-hijriah-bareng-keluarga.jpg)