KRONOLOGI Mamah Muda Siksa Bayi Hasil Hubungan Terlarang, Masih Pacaran Tapi Sudah Punya Anak

mamah muda berusia 24 tahun tersebut juga merekam penyiksaan yang dilakukannya kepada sang bayi yang tak berdosa itu.

Penulis: Damanhuri | Editor: khairunnisa
Wartakota/Ilustrasi
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang mamah muda tega menyiksa bayinya sendiri.

Wanita berinisial EF saat ini harus berurusan dengan polisi lantaran menyiksa bayi yang baru ia lahirkan.

Tak hanya itu, mamah muda berusia 24 tahun tersebut juga merekam penyiksaan yang dilakukannya kepada sang bayi yang tak berdosa itu..

Saat ini, bayi malang berusia 8 hari tersebut sudah dilarikan ke rumah sakit daerah setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara ibunya, sudah diamakan oleh aparat kepolisian.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.

 KRONOLOGI Lengkap Janda Muda Tewas Seusai Ditindih Pria Beristri di Kamar, Motif Pelaku Terungkap

 Kronologi Gadis 16 Tahun Diperkosa saat Hendak Mencuci Baju, Pelaku Gunakan Daun Pisang Sebagai Alas

Meski sudah memiliki seorang bayi, pelaku EF diketahui belum memiliki suami alias belum menikah.

Bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarang EF dengan sang pacar.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota, Iptu Abdillah Dalimunthe mengurai kronologi penyiksaan yang dilakukan oleh pelaku kepada bayinya sendiri.

Iptu Abdillah Dlimunthe menjelaskan, jika bayi tersebut hasil dari hubungan di luar nikah antara tersangka EF bersama pacarnya.

Janin hasil hubungan diluar nikah itu dibesarkan di dalam rahim EF hingga ia melahirkan.

"Jadi statusnya belum nikah, masih pacaran tapi punya anak," kata Iptu Abdillah Dalimunthe dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Kondisi Korban

Sang bayi malang yang disiksa oleh mamah muda yang merupakan ibu kandungnya sendiri saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit.

Korban dibawa RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk diperiksa oleh petugas medis.

Bedasarkan hasil pemeriksaan tim medis, bayi tersebut rupanya dalam kondisi kekurangan gizi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved