PPDB 2020, SMKN 1 Bojonggede Akan Menerima 468 Peserta Didik Baru, Simak Tahapannya
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonggede terus melakukan penyeleksian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memutuskan terkait tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Juli 2020 mendatang.
Menyikapi hal tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonggede terus melakukan penyeleksian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.
Ketua Panitia PPDB 2020, Siti Khodijah Dewi Utari mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan secara matang skema penyeleksian calon siswa baru dengan berinisiatif membuat data berbasis online.
Pendataan berbasis online yang dirancang oleh SMKN 1 Bojonggede itu merupakan salah satu bentuk antisipasi jika Dinas Pendidikan tidak membuat web pendaftaran PPDB.
"Sebelum ada PPDB Disdik, kami sudah membuat form pendataan online. Jadi kami bikin pendataan yang sudah lengkap. Di dalamnya ada upload data seperti akte kelahiran, kartu keluarga dsb, itu sudah kami bikin," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (16/6/2020).

"Itu kami lakukan untuk antisipasi kalau Disdik tidak membuat web PPDB. Jadi pendataan tadi langsung kami jadikan sebagai pendaftaran," tambahnya.
Seiring berjalannya waktu, Disdik rupanya membuat skema pendaftaran calon siswa baru melalui sistem online.
Dengan adanya peraturan resmi gubernur dan petunjuk teknis yang dikeluarkan Disdik tentang PPDB, membuat pihak SMKN 1 Bojonggede gencar melakukan edukasi dan sosialisasi yang berbeda dengan biasanya.
"Ternyata di pertengahan Mei, Disdik mengeluarkan perintah bahwa pendaftaran di SMP dengan menggunakan user name sama password yang disiapkan oleh Disdik dari data BIO UN," jelasnya.
"Hal itu membuat kami melakukan sosialisasi dan edukasi. Biasanya, kami melakukan sosialisasi itu untuk orang tua siswa dan siswa. Nah sekarang, kami menyikapi perintah Kadisdik dan Bupati Bogor untuk sosialisasi, sehingga kita mengundang operator di wilayah Bojonggede -Taju Halang untuk kita edukasi," sambungnya.
• Dibuka Mulai 11 Juni 2020, Catat Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang
• BREAKING NEWS - Nadiem Makarim Bolehkan Sekolah Kembali Buka Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya
Diketahui, pendaftaran PPDB 2020 dilakukan melalui operator di Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Mandiri.
Pihak operator SMP harus mengupload nilai raport dan dokumen sesuai jalur yang akan dipilih calon peserta didik ke dalam web yang sudah disiapkan Disdik.
"Biasanya, nilai UN yang langsung sinkron saat pendaftaran dan PPDB tahun ini operatorlah yang harus meng-upload nilai raport karena tahun ini UN ditiadakan," ungkapnya.
Kelemahan web Disdik
Sementara itu, Dewi mengatakan bahwa proses perlengkapan data yang tersedia di web Disdik kurang lengkap sehingga pihak sekolah harus melakukan verifikasi ulang.
"Ada kelemahan di web Disdik itu. Web tersebut tidak melampirkan dokumen yang di scan ke kami, sehingga hal tersebut membuat kami kesulitan untuk melakukan verifikasi," paparnya.
"Sedangkan kita tidak boleh berkerumun ya saat ini. Jadi kami melakukan verifikasi dokumen dan setelah verifikasi dokumen, data yang disinyalir tidak cocok dengan form pendataan yang sudah dikirimkan ke web sekolah, kita akan lakukan pemanggilan. Hal itu bertujuan agar tidak berkerumun," tambahnya.
Proses PPDB SMKN 1 Bojonggede
Selain itu, pada PPDB 2020, SMKN 1 Bojonggede membuka dua tahap pendaftaran.
Pendaftaran tahap pertama dilakukan pada tanggal 8 - 12 Juni, lebih lanjut untuk proses verifikasi tahap dua dilakukan mulai 15 hingga 17 Juni 2020.
Sedangkan untuk pengumuman akan dilakukan pada 22 Juni 2020 dan dilanjutkan dengan proses daftar ulang di tanggal 23 Juni 2020.
Untuk pendaftaran tahap pertama, SMKN 1 Bojonggede membuka 4 jalur yang terbagi atas jalur afirmasi (KETM, ABK dan dampak Covid-19), jalur perpindahan tugas dan anak guru, jalur keunggulan rapot atau kelas industri dan jalur prestasi perlombaan kejuaraan.
Sedangkan PPDB 2020 tahap 2 di SMKN 1 Bojonggede hanya membuka jalur rapot umum, yang direncanakan pendaftrannya dilakukan pada tanggal 25 juni s.d 1 juli 2020.
"Untuk pembagiannya yaitu jalur afirmasi 20 persen, jalur perpindahan tugas atau anak guru sebanyak 5 persen, jalur prestasi kejuaraan 5 persen, jalur rapot 30 persen dan jalur rapot umum 40 persen," papar Dewi.
Berdasarkan data yang diperoleh TribunnewsBogor.com, SMKN 1 Bojonggede pada PPDB 2020 ini akan menerima 468 peserta didik baru.
"Tahun ini kita menerima 468 orang. Kita melihat dari nilai yang masuk. Nilai paling tinggi itu menjadi acuan kemudian berurut hingga terendah. Jadi kalau sudah lewat 468 itu dipastikan tidak diterima," ungkapnya.
"Saat ini untuk tahap 1, SMKN 1 Bojonggede sudah menyaring 218 calon peserta didik dan yang tidak terseleksi di tahap 1 akan di ikutkan ditahap 2" tandasnya.