Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Sejumlah Penumpang KRL Jalani Rapid Test Covid-19 di Stasiun Bojonggede

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengadakan rapid test di Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020).

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat beserta petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan rapid test di Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat beserta petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan mengadakan rapid test virus corona ( Covid-19 ) di Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020).

Rapid test tersebut diperuntukkan kepada para warga yang menjalankan aktifitas kesehariannya dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Pelaksana Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kecamatan Bojonggede, Karnadi mengaku bahwa dalam menjalankan tugas, para petugas gabungan dibekali alat pelindung diri.

"Ya betul. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub turut mendampingi kegiatan rapid test di Stasiun Bojonggede yang dilakukan Dinkes Jawa Barat," ujarnya kepada TribunnewsBogor com, Jumat (26/6/2020).

"Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan seluruh petugas menerapkan protokol kesehatan," sambungnya.

Tak Cuma Rapid Tes Massal, Hotel dan Restoran di Bogor Buka Diskon Besar-besaran Jelang New Normal

Ini Hasil Rapid Tes 50 Karyawan Hotel dan Restoran di Puncak Bogor

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat beserta petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan rapid test di Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020).
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat beserta petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan rapid test di Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020). (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Lebih lanjut, Karnadi membeberkan bahwa rapid test yang diselenggarakan di Stasiun Bojonggede itu jumlahnya mencapai ratusan orang.

"Kalau berdasarkan kuota sih. Alat rapid test tersedia sekitar 350 dan kita tentu akan mengawal sampai tuntas proses rapid test ini," ungkapnya.

Tak hanya itu, Karnadi menjelaskan bahwa warga yang sudah melakukan pemeriksaan kemudian diberikan surat keterangan.

"Yang sudah menjalani rapid test akan diberikan surat keterangan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat," paparnya.

Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 17.44 WIB, rapid test masih terus dilaksanakan.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved