Donald Trump Mengaku Tak Masalah jika Diminta Pakai Masker

Total, negara adidaya itu kini melaporkan sekitar 2,7 juta infeksi Covid-19, dengan lebih dari 128.000 orang dinyatakan meninggal.

Editor: Vivi Febrianti
Google images
Donald Trump dan pengawal 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia tidak masalah jika diminta untuk mengenakan masker, meski dia menyebut bakal tampak seperti Lone Ranger.

Sosok yang kerap menentang pemakaian penutup wajah di muka publik mengatakannya setelah partainya sendiri, Republik, memintanya menjadi contoh.

AS kini menjadi negara yang paling terdampak virus corona, di mana Universitas Johns Hopkins menyebut dalam 24 jam terakhir mencatat 52.000 kasus.

Total, negara adidaya itu kini melaporkan sekitar 2,7 juta infeksi Covid-19, dengan lebih dari 128.000 orang dinyatakan meninggal.

Apa yang Trump katakan?

"Saya tidak apa-apa jika mengenakan masker," jelas presiden 74 tahun itu dalam wawancaranya dengan Fox Business Network Rabu (1/7/2020).

"Jika saya berada di tengah kerumunan orang yang cukup padat, saya akan memakainya. Tentu saja," jelas suami Melania tersebut.

Dilansir BBC Kamis (2/7/2020), dia mengaku "tidak mempermasalahkan" jika diminta memakai masker, dan menyebut dia sudah pernah mengenakannya beberapa kali.

Dia menuturkan mirip Lone Ranger, seorang pahlawan bertopeng dengan temannya dari suku Indian, Tonto, yang melawan pelanggaran hukum di Dunia Barat kuno.

Meski begitu, Trump menyatakan dia tidak berpikiran harus menjadikan masker sebagai barang yang wajib dipakai oleh publik di tengah Covid-19.

Presiden ke-45 AS itu berasalan, ada banyak tempat di Negeri "Uncle Sam" di mana warganya "tinggal dengan jarak yang saling berjauhan".

"Jika orang merasa ( masker) baik untuk mereka, maka silakan saja jika mereka terus melakukannya," kata taipan real estate tersebut.

Dia juga ditanya apakah masih meyakini bahwa virus corona "akan menghilang".

"Tentunya, saya percaya. Pada beberapa hal," jelasnya.

Jelang perayaan Hari Kemerdekaan AS, di mana Trump bermaksud merayakannya pada 3 Juli di Mount Rushmore, pendukungnya tidak diwajibkan pakai masker.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved