Breaking News:

PSBB di Bogor

Ojek Online di Kota Bogor Boleh Angkut Penumpang Mulai 6 Juli 2020, Catat Sederet Aturannya

Jam operasional transportasi tidak boleh 24 jam, hanya boleh beroperasi pukul 04.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Operator transportasi online Gojek memperlihatkan alat penyekat antara penumpang dan driver saat akan mempresentasikan alat tersebut kepada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor akhirnya mengizinkan ojek online untuk mengangkut penumpang.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pada bidang transportasi saat pra- Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) kendaraan diperbolehkan angkut penumpang.

"Ojol dan opang diijinkan menarik penumpang mulai hari Senin, 6 Juli 2020," katanya di Balaikota Bogor.

Meski demikian tetap ada pembatasan dan aturan yang ketat dibidang transportasi.

Jam operasional transportasi tidak boleh 24 jam, hanya boleh beroperasi pukul 04.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

Tidak hanya itu, protokol kesehatan yang dijalankan pun cukup ketat.

Setiap driver harus membawa dan menggunakan masker juga handsanitizer.

"Itu harus selalu disiapkan, kendaraan disemprot disinfektan habis setiap beroperasi, di dalam helm itu ada penutup kepala, itu akan diberikan kepada setiap penumpang, bukan dipijamkan, tapi diberikan," ujarnya.

Penumpang juga diimbau untuk membawa helm sendiri.

Aturan yang terakhir adalah setiap kendaraan pun dipasang penyekat.

"Saya kira teman teman pengemudi ojol, sudah punya mekanismenya, penyekat ini tidak harus dipasang dimotor, tetapi bisa melekat seperti diransel oleh pengemudi ojol," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved