Breaking News:

Wanita di Bogor Tercebur ke Dalam Sumur 7 Meter, Begini Kondisinya Setelah Dievakuasi

Suara teriakan wanita dari dalam sebuah kamar mandi gegerkan warga Kampung Bantar Peuteuy, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Istimewa
Seorang wanita di Kampung Bantar Peuteuy, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman 7 meter, Minggu (5/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Suara teriakan wanita dari dalam sebuah kamar mandi gegerkan warga Kampung Bantar Peuteuy, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (5/7/2020).

Suara teriakan wanita meminta tolong ini rupanya berasal dari dalam sumur yang berkedalaman sekitar 7 meter.

Dia merupakan ibu rumah tangga bernama Nani (68) yang kebetulan sebelumnya diketahui hendak mandi di kamar mandi tersebut.

Kapolsek Bogor Timur Kompol Wagiman menjelaskan bahwa awalnya sekitar pukul 13.30 WIB korban hendak ke kamar mandi yang letaknya terpisah dari rumahnya.

Saat korban masuk ke dalam kamar mandi tersebut, korban menginjak penutup sumur yang diduga sudah lapuk.

"Saat korban masuk ke dalam kamar mandi tersebut korban menginjak penutup sumur dan tiba-tiba langsung terperosok masuk ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. Seketika saat itu korban berteriak meminta tolong," kata Kompol Wagiman saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu sore.

Suara teriakan korban sontak membuat warga sekitar terkejut ditambah pula kemudian mendapati korban ternyata berada di dalam sumur.

Sejumlah warga secara bergotong royong berupaya menolong korban menggunakan tali tambang sampai akhirnya korban terselamatkan.

"Saat itu saksi bernama Dedi masuk ke dalam sumur dibantu oleh warga diangkat dengan bantuan tali tambang hingga akhirnya korban berhasil terselamatkan dan korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Juliana," kata Wagiman.

Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan tidak sampai harus dirawat inap di rumah sakit.

"RS Juliana mendapati korban dalam kondisi sehat dan tidak lama korban pun kembali pulang ke rumahnya. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi serta korban bahwa kejadian tersebut adalah murni musibah, tidak ditemukan unsur pidana," ungkap Wagiman.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved