Breaking News:

Penumpang KRL Positif Covid

2 Penumpang KRL Positif Covid-19, Stasiun Bogor Berpotensi Jadi Klaster Baru

Artinya ketika ada penumpang KRL positif Covid-19 dan tidak memiliki riwayat berpergian ke tempat lain, hanya melakukan mobilitas rutin menggunakan KR

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor kembali mengadakan swab test masal secara mendadak di Stasiun Bogor, Selasa (7/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah menerima hasil swab test 155 penumpang Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL).

Dari 155 hasil swab test tersebut, dua orang pria warga Kota Bogor terkonfirmaai positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi apakah Stasiun Bogor bisa disebut sebagai klaster baru penularan Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno mengatakan hal itu bisa saja terjadi.

Artinya ketika ada penumpang KRL positif Covid-19 dan tidak memiliki riwayat berpergian ke tempat lain, hanya melakukan mobilitas rutin menggunakan KRL, maka Stasiun Bogor bisa saja menjadi klaster baru.

"Iya bisa jadi karena disebut klaster itu ketika ada dua orang mobilitas disitu setiap hari, Jadi kalau memang itu ada dua itu bisa disebut klaster dan kalau tidak ada riwayat tidak dari mana mana jadi cuma aktifitas rutin sehari hari disitu," katanya.

Dr Retno mengatakan Dinkes Kota Bogor menerima hasil swab test massal di Stasiun Bogor malam tadi.

Melalui tim tracing dan tim lacak Dinkes Kota Bogot langsung menghubungi orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut.

"Kita baru mendapat hasilnya tadi malam dan itu warga Kota Bogor, terus kita langsung menghubungi yang bersangkutan, terus kita juga akan melakukan tracing dengan tim lacak di kelurahan," katanya.

Dari data yang diterima Dinas Kesehatan dua orang tersebut tidak memiliki riwayat berpergian.

Aktifitas yang dijalani setiap hari hanya mobilitas bekerja Bogor Jakarta dan sebaliknya menggunakan KRL.

Saat ini Dinas Kesehatan Kota Bogor akan segera melakukan isolasi kepada yang bersangkutan.

"Akan kita lihat dan periksa apakah memungkinkan isolasi mandiri terlebih dahulu di rumah atau di rumah sakit, tim sudah turun ke yang bersangkutan," ujarnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved