Potensi Pertanian Mentimun di Kota Bogor, Petani Milenial Bisa Hasilkan Setengah Ton Per Dua Hari
Petani Milenial Asal Kota Bogor Dan Sulaiman mengelola lahan pwrtanian seluas sekitar 2000 meter persegi.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Diusianya yang masih muda, Dan Sulaiman (25) memilih menjadi seorang petani sejak lulus dari bangku kuliahnua pada 2018 lalu.
Petani Milenial Asal Kota Bogor Dan Sulaiman mengelola lahan pwrtanian seluas sekitar 2000 meter persegi.
Meski sempat mengalami kegagalan diawal, namun itu dijadikannya sebagai pengalaman untuk terus belajar dan belajar.
Saat ini Dan menanam mentimun dilahan yang dibagi ke dalam tujuh kotak.
Proses penanaman bibit mentimun dimulai pada sekitar bulan Mei 2020 dengan mempersiapkan lahannya terlebih dahulu.
"Tanamnya sebulan lalu, tiga hari setelah lebaran, kurang lebih 2000 meter persegi lahannya, kita tanam varietas Wulan," kata Ketua Kelompok Tani Dewasa (KTD) Bumi Pakuan Dan Sulaiman.
Pada proses penanaman, setelah lahan disiapkan kemudian dilanjutkan dengan melakukan penanaman bibit mentimun.
Selanjutnya setelah 10 hari kemudian dilakukan pengecekan kembali terhadap bibit yang kurang baik.
Jika ditemukan ada yang kurang baik akan segera langsung ditambal.
"Dari proses awal hingga panen itu sekitar 30 harian, sampai terakhir itu bisa sampai panen terakhir di hari ke 55," katanya.
Setelah memasuki masa panen pertama dalam sehari Dan Sulaiman bisa memanen sekitar 500 kilogram atau setara dengan setengah ton selama dua hari sekali selama masa panen.
Dan mengatakan sekali panen penghasilan yang didapat sekitar Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta tergantung dari banyaknya hasil panen dan harga dipasaran.
"Untuk petani kita masih mengikuti harga convensional, jadi petani belum bisa menentukan harga tetapi kita mengikuti harga pasar dengan menjual kepengepul," katanya.
Dan mengatakan bahwa potensi pertanian diperkotaan masih sangat besar mengingat saat ini diman masih lebih tinggi daripada suplay.
Namun diperlukan juga terobosan dalam menjual hasil panen pertanian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/petani-milenial.jpg)