Breaking News:

Pakar IPB ungkap Ada Satu Hal Misterius dari Virus Corona

hal yang masih misterius dari virus corona penyebab Covid-19 ialah kecepatan penularannya yang sangat tinggi.

Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di seluruh Dunia. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Guru Besar Departemen Biokimia IPB University sekaligus Virolog di Laboratorium Eijkman Prof. Dr I Made Artika menuturkan, setidaknya ada satu hal yang misterius dari virus corona penyebab Covid-19.

Hal tersebut ia sampaikan pada webinar yang diselenggarakan Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bertajuk ‘Mengenal Virus, Vaksin, dan Sistem Imun’, yang dirangkum dari laman IPB.

Ia mengatakan, hal yang masih misterius dari virus corona penyebab Covid-19 ialah kecepatan penularannya yang sangat tinggi.

Virus corona yang menginfeksi manusia, lanjut dia, sebenarnya sudah teridentifikasi sejak tahun 1966, namun virus corona tersebut tidak begitu berbahaya karena bersifat low pathogenic.

Virus corona yang sangat berbahaya atau bersifat highly pathogenic (menyebabkan penyakit) mulai muncul pada tahun 2002 yang diberi nama SARS-CoV yang mulai berkembang di China dan merebak pada tahun 2003 hingga tahun 2004.

Kemudian pada tahun 2012 muncul virus corona highly pathogenic yang kedua yaitu MERS-CoV yang menjadi wabah di Timur Tengah.

Kemudian sejak Desember 2019 lalu, ada virus corona jenis baru yang juga tergolong highly pathogenic dan saat ini menimbulkan pandemi, yaitu SARS-CoV-2.

Penyakit yang diakibatkan oleh virus SARS-CoV-2 lah yang disebut Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Virus corona terbaru ini dinilai lebih berbahaya karena mengakibatkan pandemi hingga entah sampai kapan dan telah menginfeksi sekitar 13 juta orang di seluruh dunia serta menelan korban lebih dari 570 ribu orang.

Sebagai upaya pencegahan dari Covid-19, Prof. Dr I Made mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan instruksi WHO seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan menggunakan sabun dan mengonsumsi makanan bergizi.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved