Teror Virus Corona
68 Karyawan PT Antam Positif Covid-19, Manajemen Beri Bantahan: Tidak Benar
Adanya data yang menyebut sebanyak 68 karyawan PT Antam terpapar Covid-19 dibantah oleh sekretaris PT Antam yang menyebut informasi itu tidak benar.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Puluhan perkantoran di Jakarta disebut-sebut jadi klaster baru penyebaran Covid-19.
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima, terhitung sudah ada 375 pegawai dari 59 kantor di ibu kota yang terpapar covid-19.
Kantor-kantor ini berasal dari berbagai instansi, mulai kementerian, kepolisian, swasta, hingga Pemprov DKI.
Masih menurut data yang sama, klaster Covid-19 di PT Antam Tbk mencatat jumlah terbanyak dibanding 67 perkantoran lainnya di Jakarta hingga Senin (27/7/2020) kemarin.
Total ada 68 orang terpapar Covid-19 di klaster PT Antam yang berkantor pusat di Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu.
Klaster kedua di bawah Antam adalah Kementerian Keuangan yang mencatat 25 kasus Covid-19, disusul Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara sebanyak 23 kasus; dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebanyak 22 kasus.
Setelah itu di Samsat Polda Metro Jaya dan Kimia Farma pusat, masing-masing 20 kasus.
Hal itu rupanya dibantah oleh PT Antam Tbk.
Manajemen PT Antam Tbk menyatakan, tak ada karyawan di Kantor Pusat Antam di Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga 26 Juli 2020.
PT Antam membantah informasi adanya 68 kasus karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.
• 68 Karyawannya Dikabarkan Terpapar Covid-19, Antam : Tidak Sesuai Data Perusahaan
• Daftar Perkantoran di Jakarta yang Terpapar Covid-19, PT Antam Kasus Terbanyak
"Pemberitaan di masyarakat yang menyebutkan adanya 68 kasus Covid-19 di Antam pada 27 Juli 2020, tidak benar, dan tak sesuai dengan data perusahaan," kata Sekretaris PT Antam Tbk, Kunto Hendraprawoko dilansir dari Kompas.com, Selasa (28/7/2020).
Kunto Hendraprawoko mengatakan, PT Antam senantiasa berkomitmen memastikan kegiatan operasional seluruh unit bisnis tetap berjalan untuk mempertahankan kegiatan operasional sebagai upaya mengurangi dampak ekonomi di sekitar wilayah perusahaan.
PT Antam menjalankan protokol kesehatan secara ketat di area kerja tambang dan pabrik mulai dari penyediaan wastafel di luar gedung, hand sanitizer, kewajiban penggunaan masker, penerapan physical distancing, dan pemberian vitamin dan makanan suplemen tambahan kepada seluruh pegawai.
PT Antam juga melakukan cek suhu tubuh sebelum bekerja hingga melaksanakan rapid test maupun swab test untuk memastikan seluruh pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan bebas Covid-19.
"Sejak pandemi Covid-19 meluas di Indonesia, Antam berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. Selain melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai Antam yang ada di wilayah operasi, melalui program CSR, Antam juga melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Kunto Hendraprawoko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-corona6.jpg)