Teka-teki Lokasi Makam Cleopatra, Ratu Mesir Tercantik, Disebut Sudah Hilang Selama 2000 Tahun
pakar arkeologi dilaporkan menemukan makam Cleopatra di situs bernama Taposiris Magna, yang terletak 50 kilometer dari Alexandria
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Makam Cleopatra, Ratu terakhir Mesir tercantik yang juga kekasih dari Julius Caesar dan Marc Antony, telah hilang selama 2.000 tahun.
Namun, ketertarikan para ilmuwan untuk menemukannya tidak pernah berakhir.
Terbaru, sekelompok pakar arkeologi dilaporkan oleh media-media luar negeri akan segera menemukan makam Cleopatra di situs bernama Taposiris Magna, yang terletak 50 kilometer dari Alexandria, Mesir.
Tim yang dipimpin oleh Kathleen Martinez tersebut telah menggali Taposiris Magna selama 15 tahun lamanya dan menemukan banyak artefak.
Artefak itu berasal dari masa kepemimpinan Cleopatra, termasuk sekumpulan koin bergambar wajah Cleopatra.
Namun, sejumlah pakar lainnya yang mempelajari soal Cleopatra menyebut bahwa kemungkinan Cleopatra dikubur di Taposiris Magna sangatlah kecil.
• Lockdown Satu Bulan, Ribuan Mahasiswa Indonesia di Mesir Kekurangan Makanan
Zahi Hawass, mantan Menteri Kepurbakalaan Mesir yang pernah bekerjasama dengan Martinez di situs tersebut selama 10 tahun, misalnya.
Dia mengatakan kepada Live Science, Senin (27/7/2020), bahwa tidak ada bukti kalau makam Cleopatra ada di Taposiris Magna.
Hawass malah meyakini bahwa Cleopatra dikubur di makam yang telah ia bangun di samping istananya.
Namun, erosi pesisir telah membuat sebagian Alexandria, termasuk wilayah istana Cleopatra, tenggelam di lautan.
Kalaupun tidak tenggelam, para ahli meyakini bahwa istana dan makam Cleopatra telah hancur, dijarah atau sekadar terkubur di bawah kota Alexandria modern.
"Makamnya ( Cleopatra) tak akan pernah ditemukan," ujar Hawass.
• Kejutan Syahrini Di Bulan Ramadan, Bergaya Bak Ratu Cleopatra, Bikin Pangling Tambah Cetar Mempesona
Taposiris Magna
Keyakinan Martinez terhadap situs Taposiris Magna sebagai makam Cleopatra bukannya tidak berdasar.
Glenn Godenho, seorang pengajar ilmu Mesir di University of Liverpool, berkata bahwa Cleopatra mengidentifikasikan dirinya sebagai dewi Isis yang merupakan saudari dan sitri dari dewa kematian Osiris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/cleopatra-ratu-tercantik-mesir.jpg)