Idul Adha 2020

Kenapa Dilarang Puasa 3 Hari Pasca Idul Adha atau Hari Tasyrik? Ini Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

Tahun ini, umat muslim melewati hari tasyrik pada hari Sabtu (1/8/2020) hingga Senin (3/8/2020).

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Tribunnews.com
ilustrasi hari raya Idul Adha 

Hasbullah menyarankan di hari tasyrik untuk mengunjungi keluarga, saudara, orang tua, atau kerabat.

Hal ini dapat mempererat tali kekeluargaan.

Sebagai informasi tambahan, berikut bacaan Sholawat Nariyah dan Sholawat Tibbil Qulub.

Sholawat Kemudahan Rezeki

Sekretaris PCNU Solo, H Ahmad Faruk MHI atau Gus Faruk, menyebutkan bacaan sholawat agar diberikan kemudahan rezeki.

"Melalui sholawat itu kita memohon agar kita dimudahkan dalam mencari rizki, tentu rizki yang halal, ini adalah Sholawat Nariyah," ungkap Gus Faruk saat dihubungi Tribunnews.com.

Berikut bacaan Sholawat Nariyah :

Bacaan Sholawat Nariyah
Bacaan Sholawat Nariyah (Tribunnews/Ist)

Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka.

Artinya: Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW.

Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah.

Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia.

Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagi-Mu.

Sholawat Dijauhkan dan Disembuhkan dari Penyakit

Gus Faruk juga menjelaskan, ada sholawat memohon kepada Allah agar kita disembuhkan dari penyakit.

Sholawat tersebut dikenal dengan sholawat Tibbil Qulub.

Sholawat ini dapat pula diamalkan dalam masa pandemi virus corona Covid-19 ini.

"Seperti pandemi yang sedang melanda saat ini, dianjurkan membaca sholawat Tibbil Qulub agar kita terhindar dari Covid-19,” ungkap Gus Faruk.

Bacaan sholawat Tibbil Qulub:

مههَّللَاُلَصىَلَعاَنديَسُدَّمَحهمُبطُبْوهلهقْلااَهئاَوَدَوُةَيفاَعَوُناَدْبَلأْااَهئاَفشَوُرْوهنَوُراَصْبَلأْااَهئاَيضَوىَلَعَوُهلآُهبْحَصَوُْملَسَو

Allahumma sholli `ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa `afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshori wa dhiya-iha wa `ala alihi wa shohbihi wa sallim

Artinya : Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya.

Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya.

Gus Faruk juga menjelaskan, membaca sholawat Tibbil Qulub dapat diamalkan sebanyak-banyaknya.

"Dapat diamalkan setelah melaksanakan salat wajib," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Fajar, Gilang Putranto) - Dilarang Puasa? Berikut Amalan Lain yang Dianjurkan pada Hari Tasyrik Setelah Idul Adha

dan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Alasan Mengapa di Hari Tasyrik Kita Dilarang Berpuasa Beserta Amalan yang Harus Diperbuat, https://www.tribunnews.com/haji/2019/08/13/ini-alasan-mengapa-di-hari-tasyrik-kita-dilarang-berpuasa-beserta-amalan-yang-harus-diperbuat?page=all.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved