Breaking News:

Babak Belur Rampas HP

BREAKING NEWS - Rampas Ponsel Remaja, Pria Bertato Naga di Gunungputri Babak Belur Diamuk Massa

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pelaku melakukan tindak pidana penipuan dan pemerasan.

Istimewa
Seorang pria bertato berinisial A alias B di Gunungputri, Kabupaten Bogor babak belur dihakimi massa. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Seorang pria bertato naga berinisial A alias B di Gunungputri, Kabupaten Bogor babak belur dihakimi massa.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (4/8/2020) ini terjadi setelah pelaku melakukan perampasan ponsel dari seorang remaja.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pelaku melakukan tindak pidana penipuan dan pemerasan.

"Modusnya menanyakan konfirmasi kejadian tawuran yang melibatkan pelajar. Korban yang merupakan dua orang anak di bawah umur berinisial FU dan L yang tengah asyik bermain handphone di sebuah Posyandu dihampiri oleh pelaku yang secara tiba-tiba meminta konfirmasi terkait kejadian tawuran," kata Roland Ronaldy kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Korban yang terkejut dan merasa ketakutan kemudian menyerahkan handphone miliknya kepada pelaku yang meminta handphone korban untuk dicek apakah ada komunikasi berkaitan aksi tawuran.

Namun pelaku malah membawa kabur handphone milik korban tersebut.

Korban pun berteriak minta tolong sehingga datanglah massa masyarakat yang membuat pelaku panik dan membuang ponsel rampasannya ke semak-semak.

Namun setelah berhasil ditangkap warga, pelaku tak luput dari amukan massa.

"Jadi pelaku ditangkap oleh warga, namun dileraikan oleh petugas dari amukan massa dan pelaku saat ini sudah diberikan perawatan medis oleh Polsek Gunungputri serta diproses sesuai aturan yang berlaku," kata Roland.

Dalam kasus ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti dati berupa 1 unit handphone milik korban seharga Rp 3 Juta serta pelaku dijerat pasal 368 dan atau 378 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun kurungan penjara.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved