Lawan Kulit Kering dengan Masker Lemon Dicampur Gula Pasir, Begini Cara Membuatnya

Kandungan antibakteri dan antimikroba yang dapat melawan bakteri penyebab jerawat dan menghindari jerawat.

Editor: khairunnisa
Wittyfeed
Ilustrasi lemon 

Air panas dapat berdampak pada kulit. Farber mengatakan mandi air panas adalah salah satu penyebab utama.

Semakin panas air dalam bak mandi, semakin keras air di kulit, menghilangkan minyak alami kulit yang membuatnya tetap lembap.

Dia mengatakan, suhu air panas di atas 40 derajat Celsius akan menyebabkan iritasi.

3. Cuaca dingin

Menurut Farber, cuaca dingin mengurangi kelembapan dan menarik air dari kulit.

Kombinasi udara dingin dan kelembapan rendah menyebabkan kulit kering dan dehidrasi.

4. Penghangat ruangan

Farber mengatakan penghangat ruangan bisa menyebabkan kulit kering, bahkan menambah kerusakan pada kulit.

Semua jenis penghangat ruangan akan mengurangi kelembapan di rumah kita, yang dapat menghilangkan kelembapan kulit kita.

5. Kolam yang mengandung klorin

Klorin digunakan untuk membunuh bakteri dan organisme berbahaya lainnya di dalam air. Namun, klorin akan mengeringkan kulit dan dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah teriritasi.

Kerusakan akan terjadi dua kali lipat saat kita mandi dengan air panas, karena tubuh kita mengalami efek pengeringan.

6. Kondisi kulit yang sudah bermasalah

Kulit kita akan lebih sensitif terhadap serangan dari luar jika kita sudah mempunyai kondisi atau gangguan tertentu pada kulit.

Selain itu, ada faktor risiko kulit kering, diantaranya: Usia, iklim, pekerjaan yang melibatkan bahan kimia, dan obat-obatan.

Sumber: Intisari
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved