Breaking News:

Virus Corona di Bogor

34 Keluarga di Kota Bogor Positif Covid-19, Penularan dalam Keluarga Kini Tertinggi

Bima menyebutkan awalnya kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor didominasi oleh kasus luar kota.

Syaibatul Hamdi/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa penularan Covid-19 di lingkungan keluarga merupakan fenomena yang membahayakan.

Bima menyebutkan awalnya kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor didominasi oleh kasus luar kota.

Namun saat ini terjadi fenomena dimana penularan dalam keluarga menjadi kasus tertinggi.

"Justru sekarang  peringkat pertama 29 persen sekian itu transmisi lokal penularan di rumah tangga ini yang dari awal selalu kita khawatirkan, orang dari luar kota atau orang yang kerja di Kota Bogor pulang membawa virus kemudian dia tidak bersi-bersih," ujarnya.

Untuk itu kata Bima Arya pada persiapan adaptasi kebiasaan baru selain kewajiban menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan adalah sering membersihkan diri dengan mandi setelah aktivitas di luar rumah.

"Ini perlu kita sebarkan karena kalau kita lihat ketika istri menulari anaknya suami menulari istrinya suami menulari mertua bahkan asisten rumah tangga tertular," ujarnya dalam sambutan peresmian kampanye masif AKB dan Protokol kesehatan di mal Botani Square, Rabu (19/8/2020).

Bima mengatakan data terakhir yang didapatnya dari Dinas Kesehatan adalah satu keluarga menulari 35 orang.

"Jadi barusan tadi saya cek ke bu Kadinkes saat ini ada 34 keluarga, 34 keluarga yang menjadi sumber penulran dengan kasus poristi dari 34 keluarga itu 129," ujarnya.

Dilokasi yanh sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa yang terpenting saat ini untuk mencegah penularan adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Ya kalau kita mau melindungi keluarga dan orang yang kita sayangi tetap itu perotokol kesehatan,  misal dari luar kota atau berpergian kemudian masuk ke rumah kita kan takut nih bawa virus, takut menularkan orang rumah, nah itu tetap kita harus bersih-bersih jangan langsung berinteraksi dengan anggota keluarga intinya itu protokol kesehataan," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved