Breaking News:

Virus Corona di Bogor

6 Hari Tambah 72 Orang Positif Covid-19 di Kota Bogor, Dedie A Rachim : Terbanyak Klaster Keluarga

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan dari hasil analisa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terdapat resiko bedar ketika sudah terja

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat ditemui TribunnewsBogor.com di Rumah Sakit Siloam Kota Bogor, Jumat (20/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan dari hasil analisa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terdapat resiko ketika sudah terjadi pelonggaran di semua sektor.

Tak ayal dalam kurun waktu 6 hari bertambah 72 orang positif Covid-19.

"Khusus penambahan kasus terbanyak di klaster keluarga, yang asal muasal kasus berasal dari anggota keluarga yang melakukan perjalanan luar Kota dengan menggunakan multi moda transportasi," ujarnya.

Tak hanya itu, kegiatan keagamaan atau kegiatan sosial serta dari perkantoran yang mengundang banyak kerumunan memiliki resiko dan potensi besar terhadap penyebaran Covid-19.

Untuk itu gugus tugas dan Pemkot Bogor, Forkompinda dan berbagai pihak terus melakukan sosilaisasi dan edukasi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan denga  disiplin.

"Strategi utama adalah dengan mengedepankan penerapan protokol Covid-19 secara ketat dan pengenaan sanksi pelanggaran protokol kesehatan," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved