Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Total Jumlah Positif Covid-19 di Kota Bogor Hari Ini Tembus 500 Orang

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari awal mula adanya orang yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor pada 19 Maret lalu.

Olga Lionart/Pixabay
ilustrasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Akumulasi jumlah orang yang terpapar positif Covid-19 di Kota Bogor menembus angka 500.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari awal mula adanya orang yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor pada 19 Maret lalu.

Jika dihitung peningkatan jumlah kasus positif di Kota Bogor terjadi lebih dari lima bulan.

Peningkatan kasus orang yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor juga terjadi pada sekitar satu minggu terakhir.

Dari data yang diterima TribunnewsBogor.com dari Juru Bicara Covid-19 Kota Bogor dr Sri Nowo Retno disebutkan Senin (24/8/2020) total orang yang terkonfirmasi positif ada 504 orang.

"Dari total itu yang sudah slesai isolasi atau sembuh 304, masih sakit : 172 peenambahan kasus baru hari ini 13 dan yang sembuh hari ini tujuh, untuk yang masih dalam pengawasan bertambah lima dan yang meninggal satu," katanya dari keterangan terulis yang diterima TribunnewsBogor.com.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan dari hasil analisa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terdapat resiko bedar ketika sudah terjadi pelonggaran di semua sektor.

"Khusus penambahan kasus terbanyak di klaster keluarga, yang asal muasal kasus berasal dari anggota keluarga yang melakukan perjalanan luar Kota dengan menggunakan multi moda transportasi," ujarnya.

Tak hanya itu kegiatan keagamaan atau kegiatan sosial serta dari perkantoran yang mengundang banyak kerumunan memiliki resiko dan potensi besar terhadap penyebaran Covid-19.

Untuk itu gugus tugas dan Pemkot Bogor, Forkompinda dan berbagai pihak terus melakukan sosilaisasi dan edukasi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan denga  disiplin.

"Strategi utama adalah dengan mengedepankan penerapan protokol Covid-19 secara ketat dan pengenaan sanksi pelanggaran protokol kesehatan," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved