Ucapan Karyawati Otak Pembunuhan Pengusaha Saat Kesurupan Arwah Korban, Niatnya Kelabui Polisi
Tingkah NL saat diperiksa dan ketika pemakaman justru menjadi celah bagi Polisi untuk mengungkap pelaku pembunuhan Sugianto yang sebenarnya.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Karyawati yang menjadi dalang pembunuhan pengusaha, Sugianto di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, NL, rupanya sempat mengecoh Polisi.
Tingkah NL saat diperiksa dan ketika pemakaman justru menjadi celah bagi Polisi untuk mengungkap pelaku pembunuhan Sugianto yang sebenarnya.
Ternyata NL sempat pura-pura kesurupan saat diperiksa Polisi.
Tak hanya satu kali, NL juga pura-pura kesurupan saat pemakaman Sugianto.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan NL terhitung dua kali pura-pura kesurupan.
Menurut Kompol Wirdhanto Hadicaksono, NL pura-pura kesurupan saat diperiksa polisi beberapa hari lalu.
NL pura-pura kesurupan arwah Sugianto.
Dalam aksinya menurut Kompol Wirdhanto Hadicaksono, NL menyebut Sugianto tewas dibunuh pesain bisnis.
"Pada saat pemeriksaan sempat kesurupan dan mengarahkan ke salah satu motif," kata Kompol Wirdhanto Hadicaksono dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta.
Menurut Kompol Wirdhanto Hadicaksono saat pura-pura kesurupan arwah Sugianto, NL menyebut pelaku pembunuhan adalah pesaing usaha.
"Jadi kesurupan arwah korban dan menyampaikan bahwa ini pelakuknya adalah masalah persaingan bisnis," kata Kompol Wirdhanto Hadicaksono.
NL tak berhenti sampai di situ saja, ia kembali pura-pura kesurupan saat pemakaman Sugianto.
Sat pura-pura kesurupan arwah Sugianto, NL kembali mengarahkan agar semua meyakini bahwa korban dibunuh karena persaingan bisnis.
"Itu diulang lagi saat di tempat pemekaman, kesurupan juga," kata Kompol Wirdhanto Hadicaksono.
TribunnewsBogor.com melansir Tribun Jakarta, Polisi yang mencurigai gelagat aneh dari NL itu lantas bertindak lebih lanjut.