Kabar Artis
Ruben Onsu Teriak Marahi Sarwendah Sampai Nangis, Betrand Peto Geram : Ai Anak Pertama Gak Terima !
Melihat aksi Ruben Onsu tersebut, Betrand Peto tak terima dan langsung membela bundanya, Sarwendah.
Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
Betrand Peto kembali menimpali langsung membuat Ruben Onsu naik pitam.
"Onyo, ini urusan orang tua," tegas Ruben Onsu.
"Enggak, ai anak pertama gak terima. Jadi ai harus belain bunda !" jawab Betrand Peto.
"You gak boleh gitu," tegasnya.
• Sarwendah Sampai Ketiduran saat Tunggu Betrand Peto Pulang Malam, Onyo Terharu: Sorry, Bunda
"Denger, you gak boleh ikut campur," timpal Ruben Onsu langsung mngusir Betrand Peto.
"Ai anak pertama, you kenapa bilang usir-usir?" timpalnya.
"Kalau you masih marah-marahin bunda, ai gak akan keluar!," tegas Betrand Peto.
Melihat pengusiran Ruben Onsu, Sarwendah pun meminta Betrand Peto untuk segera keluar dari ruangan tersebut.
Tapi, Betrand Peto masih ngeyel ingin menjaga bundanya.
"Gak apa-apa, ai belain you. Ai jagain you di sini," jawab Betrand Peto.
"Kamu sengaja ya berlindung dibalik anaknya begini ya," sindir Ruben Onsu pada Sarwendah.
"Yaudah Onyo kelur aja dulu," ucap Sarwendah terisak kepada Betrand Peto.
"Nangis, udah kayak begini nangis di depan anak biar dibelain," sindir Ruben Onsu lagi.
"Kesannya gue yang salah aja," imbuhnya sambil menutup pintu keras.
• Sampai Teriaki Ruben Onsu, Betrand Peto Murka Lihat Mobilnya Mau Dijual, Sarwendah Tegas Ucap Ini
Ketika Ruben Onsu pergi, Betrand Peto mencoba menenangkan sang bunda yang tengah menangis.
"Ai gak suka lho, you dimarahin kayak gitu," ujar Betrand Peto pada sang bunda.
"Kenapa you gak panggil ai, kalau enggak kan ai bis belain you," imbuhnya.
"Gak pa-apa Onyo, ini juga udah urusan orang dewasa bukan anak kecil," jawab Sarwendah bijak.
Mendengar ucapan Betrand Peto pada Sarwendha, Ruben Onsu malah tersenyum.
Ia bangga ternyata Betrand Peto sudah bersikap dewas.
"Udah dewasa dia. Belain bundanya," ucap Ruben onsu pelan.
Ya, ternyata kemarahan Ruben Onsu tadi itu hanya nge-prank seberapa besar cintanya Betrand Peto kepada bundanya, Sarwendah. (*)