Breaking News:

Razia Masker di Bogor

Tak Punya Uang Bayar Denda karena Tak Pakai Masker, Sopir Truk di Ciawi Pilih Sapu Jalan

Para pelanggar tersebut ditindak tegas oleh petugas Satpol PP gabungan dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Satpol PP Jawa Barat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
seorang pelanggar PSBB dikenakan hukuman saat razia masker di Ciawi, Kabupaten Bogor pada Kamis (10/9/2020) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR CIAWI - Razia maske di batas Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, Jalan Raya Ciawi dekat pintu masuk Tol Ciawi menemukan masih ada masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

Mulai dari pejalan kaki, sopir angkutan barang, dan sopir angkutan umum.

Para pelanggar tersebut ditindak tegas oleh petugas Satpol PP gabungan dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Satpol PP Jawa Barat.

Saat ditindak tegas para pelanggar mengaku ada yang sedang merokok, makan dan minum sehingga tidak memakai masker.

Tak hanya itu ada juga yang tidak memakai masker karena tidak punya.

Dari beberapa pelanggar tersebut kebanyakan memilih sanksi sosial menyapu jalan dan push up karena tidak memiliki sejumlah uang untuk membayar denda.

Namun ada juga yang memilih membayar denda lantaran terburu-buru ingin kembali melanjutkan aktivitasnya.

Salah satu pelanggar adalah kernet mobil truk tanki pengangkut air mengaku tidak memakai masker karena sedang merokok.

Namun ketika petugas Satpol PP Kabupaten meminta memakai masker Ia pun tidak bisa menunjukan maskernya.

"Jujur saya mah enggak ada duit, kalau suruh bayar denda mah enggaka da suer pak beneran," kata pria berambut ikal tersebut.

Kemudian petugas pun memberikan masker dan  memberikan sanksi keringanan untuk menyapu jalan.

"Untuk sanksi masih sama ada sanksi sosial, sanksi denda, jadi ketika pelanggar tidak sanggup membayar denda biaa dikenakan sanksi sosial, dan yang tidak ada masker kita berikan masker," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridho

Agus mengatakan operasi gabungan ini juga merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Bogor Ade Yasin dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved