Cerita Gadis 17 Tahun Dilabrak Emak-emak Hingga Tangannya Disilet, Dagangannya Diacak-acak

Sang emak-emak tak sendiri, ia ditemani oleh tiga orang anaknya saat mendangi lapak jualan korban.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang gadis berusia 17 tahun diduga menjadi korban penganiayaan.

Gadis asal Palembang, Sumatera Selatan itu terluka setelah dilabrak seorang emak-emak.

Gadis berinisial PR itu terluka setelah diserang wanita berinisial RS berusia 48 tahun.

RS tak sendiri, ia ditemani oleh tiga orang anaknya saat mendangi lapak jualan korban.

Tonton Juga:

Korban yang merasa dianiaya pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke aparat kepolisian.

Melalui kuasa hukumnya, PR membuat laporan di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Kamis (24/9/2020).

Pelakor dan Selingkuhan Mutilasi HRD Rinaldi Usai Hubungan Badan, Bobol Rp 97 Juta Demi Belanja Ini

Tafsir Mimpi Melihat Ular Hitam Masuk Rumah, Waspada Adanya Pelakor !

korban melalui kuasa hukumnya melaporkan ketiga korban atas tuduhan pencemaran nama baik serta penganiayaan dengan nomor bukti lapor SRRLP/230-N/IX/2020/Sumsel/Restabes/SekIT1.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan adanya laporan dugaan kasus penganiayaan yang dialami gadis berusia 17 tahun.

Menurutnya, saat ini laporan korban telah diproses untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Korban akan kita periksa, kasus ini masih dilakukan penyelidikan,"singkat Irene.

Dianiaya Pakai Silet

DIlansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Achmad Azhari, kuasa hukum PR mengurai cerita saat korban dianiaya oleh pelaku.

Menurutnya, insiden itu terjadi di kawasan pasar kuliner 16 Ilir, tepatnya di bawah Jembatan Ampera pada Sabtu (19/9/2020) lalu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved