Breaking News:

Pajak Mobil Baru Nol Persen, Harga Honda Jazz Bisa Turun Hampir 50 Persen, Cek Daftar Lengkapnya

Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan beberapa usul agar pasar di sektor otomotif bisa terstimulus selama pandemi.

Kompas.com/Stanly/Otomania
ILUSTRASI - Wacana relaksasi pajak mobil baru. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan beberapa usul agar pasar di sektor otomotif bisa terstimulus selama pandemi Covid-19.

Hal itu tidak lain untuk mendorong pertumbuhan sektor otomotif yang menurun selama pandemi Covid-19.

Satu di antaranya adalah dengan memberikan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar nol persen.

Rencana ini sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan, dan saat ini sudah dalam pembahasan.

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai bulan Desember 2020," ucap Agus, dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Saat ini rencana tersebut memang masih sebatas wacana.

Namun jika aturan relaksasi pajak mobil baru nol persen ini terwujud, maka harga mobil baru dipastikan menjadi lebih terjangkau.

Apalagi jika Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bisa dihilangkan.

Maka harga yang harus dibayarkan konsumen menyisakan harga off the road kendaraan, yang berdasarkan perkiraan kami lebih murah sekitar 40 persen dari harga on the road.

Sebagai contoh di segmen hatchback yang saat ini rata-rata dihargai sekitar Rp 240 jutaan hingga Rp 300 jutaan, bisa menjadi Rp 144 jutaan sampai Rp 180 jutaan.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved