Mengenal Lebih Dekat Batik Bogor Handayani Geulis, Punyak Banyak Makna Tersirat

Diantaranya adalah Sri Ratna Handayani Budhie pengerajin batik di Kota Bogor yang juga pemilik Batik Handayani Geulis.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pemilik Batik Bogor Handayani Geulis, Sri Ratna Handayani Budi saat memperlihatkan koleksi batiknya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor menyimpan banyak pengerajin batik.

Diantaranya adalah Sri Ratna Handayani Budhie pengerajin batik di Kota Bogor yang juga pemilik Batik Handayani Geulis.

Sejak berdiri pada tahun 2012 lalu saat ini Handayani telah melahirkan 65 motif batik dan 13 diantaranya sudah disertifikasi.

Bagi Sri Ratna batik bukan hanya sekedar kain untuk dibuat fashion namun batik mempunyai nilai yang tinggi.

" Batik ini bagi saya sudah sebagai identitas, Indentitas kita sebagai bangsa Indonesia," katanya.

Sri Ratna yang juga aktif mengukuti pameran dan membuka kelas membatik di galerynya ataupun disekolah mengaku Ia melakukan itu bukan untuk memperkenalkan batik sebagai trend.

"Namun untuk anak-anak muda agar lebih mengenal batik dalam hal proses membatiknya, makna di dalamnya dan filosofi batik itu sendiri," ujarnya.

Beberapa motif batik di Batik Bogor Handayani Geulis adalah tilu auyunan.

Tilu sauyunan bercerita tentang Bogor yang populer dan penduduknya yang ramah serta kuat, makna itu dilambangkan dengan bunga besar khas Kebun Raya Bogor (amorphophallus titanium) daun talas dan kujang sebagai senjata tradisional Jawa Barat.

Motif lainnya asalah wibawaning hayyu yang memiliki makna delapan nasehat kehidupan dari alam manusia bisa meniru sifat alam untuk menjalani kehidupan yang seimbang.

Selanjutnya adalah batik tulis angkot yang bermakn antara sukses dan benci, boleh jadi kita tidak menyukainya, padahal Ia berguna bagi kita, boleh jadi kita menyukainya namun kadang membuat kita kesal.

Sementara itu Batik tulis Patepung Lawung adalah wujud rasa terimakasih kepada yang Maha Kuasa atas segala anugerah untuk Bogor, kekayaan flora dan fauna serta alam yang sejuk dan indah.

Sementara itu salah satu karya barunya yang dibuat saat pandemi covid-19 yaitu batik laksana sapaneja.

"filosofinya tentang doa, keindahan, harapan dan suka cita, jadi tema batik ini sangat tepat seperti yang dirasakan warga saat wabah covid-19, didalam batik laksana sapaneja, saya sengaja menulis kata-kata aksara sunda seperti, sehat, barokah, bahagia dan berdoa," katanya.

Batik ini juga sangat pas untuk dijadikan souvernir atau hadiah untuk seseorang.

"Karena kita mendokan mereka, mendoakan yang kita beri souvenir," katanya.

Galeri Batik Bogor Handayani Geulis berada di Jalan Bogor Baru, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved