Breaking News:

33 Muda-mudi Digerebek Aparat Saat Pesta Miras di Ciampea Bogor, 12 Orang Positif Narkoba

Dia mengatakan bahwa pihaknya kini masih mengembangkan penyelidikan terkait bandar atau pengedar yang memasok kepada para remaja tersebut.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
Ist
Puluhan muda mudi yang tengah asik menggelar pesta miras dan narkoba di sebuah vila di Kampung Cibuntu Batas, Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor digerebek aparat, Sabtu (3/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Dari 33 pemuda alumni SMK yang terjaring operasi yustisi karena berkerumun mengadakan pesta miras di sebuah vila di Ciampea, Kabupaten Bogor, sebanyak 12 orang di antaranya positif narkoba.

Hal ini diketahui pasca temuan aparat yang melalukan operasi yustisi ini ditangani lebih lanjut oleh Satuan Narkoba Polres Bogor.

"Hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan bahwa dari 33 alumni remaja SMK yang diamankan dalam Operasi Yustisi di Ciampea, 12 diantaranya positif narkoba dan 21 remaja lainnya negatif," kata Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Eka Candra Mulyana kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Dia mengatakan bahwa pihaknya kini masih mengembangkan penyelidikan terkait bandar atau pengedar yang memasok kepada para remaja tersebut.

"Untuk yang 12 remaja tersebut kami lakukan rehabilitasi di BNN Lido, sedangkan yang 21 remaja kami kembalikan kepada orangtuanya untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan," kata Eka Candra.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 33 pemuda dan pemudi kedapatan tengah berpesta minum minuman keras dan narkoba di sebuah vila di Kampung Cibuntu Batas, Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/10/2020) malam.

Kapolsek Ciampea AKP Andri Alam Wijaya menceritakan bahwa awalnya saat patroli operasi yustisi pihaknya mendapat informasi adanya vila yang disewa untuk acara reuni.

Aparat gabungan Satgas Covid-19 pun menuju ke lokasi untuk menggelar pembubaran kerumunan sebagai operasi yustisi terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tersebut.

Sebab, berdasarkan ketentuan PSBB pra AKB Kabupaten Bogor, sementara ini kerumunan serta penyewaan vila belum boleh dilakukan demi mencegah penularan Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved