Breaking News:

Demo Tolak Omnibus Law

Gerbang Istana Bogor Dikepung Asap, Mahasiswa dan Petugas Sempat Saling Dorong

Aksi demo mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam di depan Istana Bogor sempat terjadi aksi saling dorong

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mahasiswa bakar ban depan Istana Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Gerbang Istana Bogor sempat dikepung asap saat mahasiswa gelar aksi demo.

Aksi demo mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam di depan Istana Bogor sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisian.

Aksi tersebut bermula ketika mahasiwa yang awanya berada di sebrang Istana Bogor mencoba mendekat ke pintu pagar Istana.

Namun saat beberapa langkah akan mendekat pagar Istana polisi yang berjaga mencoba menahan.

Sempat terjadi salah paham mahasiswa dan polisi saling dorong.

Namun peristiwa itu tidak berlangsung lama dan mahasiswa kembali berdemo.

Di tengah aksi demonstrasi terjadi hujan besar, namun mahasiswa tetap bertahan.

Ketika hujan reda mahasiswa yang membuat baricade tiba-tiba membakar ban bekas.

Api den kepulan asap pun sempat membesar.

Namun hujan yang kembali terjadi membuat korbaran api padam.

Sindir DPR Pengkhianat Pasca Sahkan UU Cipta Kerja, Cucu Habibie: Dijajah Negara Sendiri Mau Diam?

Sekjen HMI Kota Bogor Sofwan yang juga kordinator lapangan mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan di depan Istana Bogor lantaran pemerintah turut andil dalam pengesahan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Kita aksi ini diistana karena sesuai karena ini ada campurtangan pemerintah makanya kita melakukan aksi demo diistana," ujarnya.

AHY Cerita Sosok Benny K Harman, Macam Parlemen yang WO Saat Pengesahan UU Cipta Kerja

Sofwan menjelaskan penolakan itu dilakukan lantaran ada beberapa point dalam UU Omnibus Law yang menyengsarakan buruh atau pekerja.

"Yang kita soroti adalah terkait tenaga kerja asing dan umpah minimun serta sebagainya, apabila kita ketahui bersama DPR telah memutuskan dengan tergesa-gesa di momentum Covid-19 disaat klaster meningkat pemerintah dan DPR malah fokus pada rumusan undang undang ini harusnya pemerintah dan DPR fokus pada penanganan Covid-19," ujarnya.

Sholat Berjamaah

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor, Rabu (7/10/2020).

Aksi tersebut dilakukan para mahasiswa sambil melakukan orasi di depan pagar Istana Bogor.

Disela-sela aksi mahasiswa menunaikan kewajiban beribadah shalat ashar terlebih dahulu.

Merkeka berwudhu dengan menggunakan air kemasan.

Setelah melaksanakan wudhu gelas plastik bekas pun dikumpulkan untuk dibuang.

Video Mahasiswa Kecebur Got Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja, Terdorong Setelah Robohkan Pagar DPRD

Dengan dikawal anggota kepolisian yang berjaga di sisi dan belakang mahasiswa melaksanakan shalat dengan tenang.

Sekjen HMI Kota Bogor Sofwan yang juga kordinator lapangan mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan di depan Istana Bogor lantaran pemerintah turut andil dalam pengesahan Undang-undang Omnimbus Law Cipta Kerja.

"Kita aksi ini diistana karena sesuai karena ini ada campurtangan pemerintah makanya kita melakukan aksi demo diistana," ujarnya.

Sofwan menjelaskan penolakan itu dilakukan lantaran ada beberapa point dalam UU Omnibus Law yang menyengsarakan buruh atau pekerja.

"Yang kita soroti adalah terkait tenaga kerja asing dan umpah minimun serta sebagainya, apabila kita ketahui bersama DPR telah memutuskan dengan tergesa-gesa di momentum Covid-19 disaat klaster meningkat pemerintah dan DPR malah fokus pada rumusan undang undang ini harusnya pemerintah dan DPR fokus pada pemanganan Covid-19," ujarnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved