Breaking News:

Demo Tolak Omnibus Law

Mahasiswa di Bogor Kembali Demo Tolak Omnibus Law, Polisi Pasang Kawat Berduri

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di Jalan Ir H Djuanda

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di Jalan Ir H Djuanda, Kamis (15/10/202020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di Jalan Ir H Djuanda, Kamis (15/10/202020).

Mahasiwa melakukan aksi unjuk rasa dengan longmarch dari arah Balaikota Bogor menuju pintu Istana Bogor di Simpang Jalan Jalak Harupat.

Mahasiswa tersebut melewati pager kawat yang akan dipasang oleh petugas kepolisian.

Sambil membawa spanduk dan bendera organisasi para mahasiswa terus berjalan menuju arah pintu Istana Bogor.

Namun belum juga sampai di depan pintu utama Istana Bogor petugas gabungan TNI-Polri sudah berjaga ratusan meter dari pintu Istana Bogor.

Alhasil aksi unjuk rasa mahasiswa hanya bisa dilakukan di samping pagar Istana Bogor dekat kantor eks Bakorwil.

Sejumlah titik juga dipasangi pagar kawat.

Dari pers rilis yang disampaikan para mahasiswa menolak Omnibus law.

Dalam rilis yang dibagikan oleh peserta unjuk rasa ada dua tuntutan yang dituntut oleh mahasiswa diantaranya adalah menolak keras pengesahaan UU Cipta Kerja.

Menolak kedatangan Presiden Joko Widodo apabila UU Cipta Kerja belum dibatalkan.

Hingga pukul 16.50 WIB mahasiwa masih melakukan unjuk rasa.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved