Info Kesehatan

Begini Cara Mengobati Cantengan, Jangan Salah Kenali Dulu Penyebabnya

Gejala cantengan. Infeksi saat cantengan baik ringan maupun berat ditandai beberapa gejala.

Editor: khairunnisa
Google images
Begini Cara Mengobati Cantengan, Jangan Salah Kenali Dulu Penyebabnya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jangan salah, begini cara mengobati cantengan dengan cara mudah.

Cantengan adalah penyakit akibat infeksi bakteri atau jamur yang berkembang di sekitar kuku tangan dan kaki.

Melansir Healthline, kaki cantengan atau cantengan di kuku tangan dapat muncul dalam hitungan hari sampai minggu, tergantung penyebabnya.

Infeksi yang ringan bisa diatasi dengan mudah.

Namun, saat dibiarkan sampai kronis, cantengan bisa parah dan sampai membuat kuku terlepas dari jari yang terinfeksi.

Gejala cantengan

Infeksi saat cantengan baik ringan maupun berat ditandai beberapa gejala.

Melansir Medical News Today, beberapa gejala atau ciri-ciri cantengan antara lain:

  • Kulit kemerahan dan bengkak di sekitar kuku yang teriritasi
  • Timbul gumpalan nanah di sekitar kuku yang teriritasi
  • Kuku berubah bentuk, warna, dan tekstur
  • Kuku terlepas dari jari yang terinfeksi

Beberapa bakteri yang jamak menjadi biang cantengan adalah Candida, Staphylococcus, dan Enterococcus.

Biasanya, beberapa hal yang membuat kulit sekitar kuku bermasalah. Kebiasaan menggigit kuku atau kulit sekitar kuku

  • Manikur atau pedikur yang tidak steril
  • Kebiasaan mengemut jari

Selain penyebab di atas, risiko cantengan meningkat bagi beberapa kalangan. 

  • Perempuan Penderita diabetes
  • Penderita dermatitis

Baca juga: Cara Mengobati Keloid, Bisa Hilang dengan 3 Langkah Ini

Baca juga: Cara Mengobati Sakit Tenggorokan yang Cepat dan Sederhana, Kenali Juga Gejalanya

Cara mengobati cantengan

Cantengan bisa diatasi dengan berbagai cara, tergantung tingkat keparahan, mulai dari ringan sampai kronis.

Penderita cantengan ringan dapat merendam jari tangan atau kaki yang sakit dengan air hangat, sebanyak tiga kali sehari.

Jika gejalanya tidak mereda, coba konsultasikan dengan dokter.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved