Kesaksian Penemu Mayat Korban Pembunuhan, Bingung Motornya Mendadak Mogok: Kok Bisa Ada Bercak Darah
motornya mendadak berhenti dan mogok ditengah jalan tak jauh dari sosok mayat seorang wanita korban pembunuhan yang ditemukannya.
Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Peristiwa mengerikan itu diawali saat korban hendak pulang ke rumahnya setelah bekerja.
Pelaku sendiri, pada Jumat (25/9/2020) lalu, mengakui bahwa sebelum menghabisi nyawa korban dia sempat meminta pertolongan jasa tumpangan kepada korban.
Saat itu, korban dengan ikhlas membonceng pelaku karena alasan satu arah tujuan.
"Pas kejadian aku itu jalan, pas lihat dia dari kejauhan saya balik arah, saya stop dia.
Saya minta tolong numpang sampai Simpang Pasar 8.
Itu lah dia bilang cuma sampai Afdeling, saya pun naik lalu saya piting lehernya sekuat tenaga sampai lemas selemasnya," ujar pelaku.
Setelah membawa kabur motor korban, pelaku pergi ke darah Lincun Binjai.
Di lokasi pelaku ini menggadaikan motor Honda Beat korban hanya dengan harga Rp 1,5 juta.
Dalam rekonstruksi yang dilakukan oleh tersangka, terlihat pelaku memiting korban, tangan kirinya juga meninju kepala korban hingga nyaris tak sadarkan diri.
Usai itu, korban terbaring dan kepalanya dihantam dengan batu sebanyak tiga kali di pinggir jalan.
Baca juga: Motif Suami Begal Istri Sendiri, Rampas Barang Berharga Milik Korban dan Kepala Dipukul 2 Kali
Baca juga: Begal Ditangkap di Parung, Pelaku Intai Korban dari Bogor Trade Mall
"Abis dari situ, saya seret ke dalam ladang, pas di situ saya hantam lagi kepalanya pakai batu lebih besar ada tiga kali.
Abis itu saya punya obeng di kantong celana, saya cucuk lehernya empat kali.
Obeng memang saya bawa. Emang sudah niat.
Ini baru pertama kali," ungkap pelaku.
"Tersangka ditangkap Tim Satreskrim pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 sekira pukul 15.30 wib di Jalan Anggur Kelurahan Bandar Senembah Kecamatan Binjai Barat.