Breaking News:

Sebut Gubernur Harus Ditunjuk Pemerintah, Irma Chaniago Disindir Rocky Gerung : Pikirannya Engga Ada

Rocky Gerung sempat melontarakan sindiran pedas kepada Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Twitter Trans 7
Rocky Gerung dan Irma Chaniago di Mata Najwa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rocky Gerung sempat melontarakan sindiran pedas kepada Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago.

Hal itu terjadi pada acara Mata Najwa yang mengangkat tema Tahu Pertama: Jokowi - Maruf Sampai di Mana pada Rabu (21/10/2020) malam.

Namun, dalam debat yang dimoderatori oleh Najwa Shihab, sempat ada sindirian pedas yang dilontarkan Rocky Gerung kepada Irma Suryani Chaniago.

Kejadian ini berawal saat Ketua DPP PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Mardani Ali Sera mengomentari soal perekonomian Indonesia di satu tahun pemerintahan Jokowi-Maruf.

Rocky Gerung bicara soal gebrakan menteri BUMN
Rocky Gerung bicara soal gebrakan menteri BUMN (Youtube/Rocky Gerung Official)

Menurut Mardani Ali Sera, selama ini koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 masih kurang.

"Menteri dalam negeri itu punya orkestrasi pemerintah daerah karena tiap pemda itu anggarannya harus disetor terlebih dahulu ke Mendagri. Kalau Mendagri tak menyetujui maka ia bisa mengarahkannya," terang Mardali Ali Sera dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Twitter Trans 7 dalam tayangan Mata Najwa.

Baca juga: Rocky Gerung Kasih Skor A Minus untuk Pemerintahan Jokowi-Maruf, Najwa Shihab Kaget Tahu Artinya

Politisi PKS ini menilai, Pemerintah Pusat kurang mengayomi pemda dan mengajak bincang untuk melakukan sebuah kebijakan bersama.

"Kemendagri itu punya datanya, punya Dirjen Keuangan Deerah dan Pembinaan Desa. Dengan hal yang dimiliki ini seharusnya Kemenkes dan Kemendagri diberikan peluang untuk mengorkestrasi terkait kebijakan," ucap Mardani Ali Sera.

Mardani Ali menilai, saat ini Presiden Jokowi hanya fokus di titik atasnya saja yakni Gugus Tugas Covid-19 sehingga Indonesia memiliki catatan yang cukup banyak .

"Kemana Kemenkes gak diberikan peluang? Pak Jokowi berpikir otak-atik di atas yakni Gugus Tugas, itu menyebabkan kita punya catatan banyak," papar Mardani Ali.

Baca juga: Rocky Gerung Disebut Sering Caci Jokowi, Irma Chaniago : Kalau di Zaman Soeharto, Dia Sudah Hilang

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved