Breaking News:

STNK Hilang? Ini Syarat dan Biaya Pengurusannya

Pemilik kendaraan juga perlu meminta formulir permohonan untuk membuat STNK baru.

Lembar Pajak STNK(KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK) masih menjadi momok tersendiri bagi pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, baik karena dicuri atau terjatuh di perjalanan.

Padahal, STNK merupakan salah satu dokumen penting dan wajib dimiliki tiap pemilik mobil maupun motor sebagai tanda bukti kepemilikan berdasarkan identitas tertera.

Lantas, bagaimana jika peristiwa tersebut terjadi?

Apa yang harus dilakukan pemilik dan berapa biayanya?

Kasi STNK Ditlantas Polda DIY, Kompol Yugi Bayu Hendarto menjelaskan, biaya yang dikeluarkan untuk membuat STNK baru karena hilang sama dengan biaya pembuatan STNK baru.

Yaitu, untuk sepeda motor adalah Rp 100.000 dan untuk mobil Rp 200.000.

"Itu untuk biaya PNPB seratus ribu untuk motor, dua ratus ribu untuk mobil," katanya pada Kompas.com, belum lama ini.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Peneriman Negara Bukan Pajak. Sehingga, biaya di semua Samsat semuanya sama.

Dihubungi terpisah, Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Herlina Ayu mengatakan syarat pembuatan STNK baru karena hilang bisa berbeda di tiap daerah. Tapi, secara keseluruhan sama.

"Pemilik datang ke Samsat untuk pembuatan. Syaratnya, surat kehilangan polisi, fotokopi eKTP dan asli, fotokopi STNK jika ada, serta BPKB," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved