Ucapan Terakhir Briptu MI Sebelum Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Musholla: Saya Ingin Mati Saja
Curhatan itu juga menjadi ucapan terakhir Bripda MI sebelum ditemukan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebelum ditemukan tewas di musholla, Bripda MI diketahui sempat curhat ke beberapa orang di sekitarnya.
Orang-orang yang dicurhati Bripda MI yakni seorang tahanan dan seniornya.
Curhatan itu juga menjadi ucapan terakhir Bripda MI sebelum ditemukan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.
Diduga, Bripda MI memiliki masalah keluarga yang membuatnya ingin mengakhiri hidup.
Hal itu terungkap dari cerita beberapa orang tersebut sebelum Bripda MI bunuh dirinya.
Bripda MI sempat mengucap bahwa dirinya ingin mati saja.
Sayangnya, oleh rekannya hal itu dianggap hanya candaan saja.
Namun tak berapa lama, benar saja Bripda MI ditemukan sudah tewas dengan luka tembak di dada.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id Kamis (22/10/2020), Bripda MI tewas dengan cara menembak dirinya sendiri di mushola Polres Selayar.
Diketahui, anggota polisi Polres Selayar, Sulawesi Selatan itu mengakhiri hidupnya dengan menembak diri pada Senin (19/10/2020) pukul 17.30 Wita.
Baca juga: 3 Bocah Hilang Misterius, Pergi Main Tapi Tak Kunjung Pulang Sudah 4 hari, Sempat Terlihat di Kebun
Baca juga: Driver Ojol yang Tersambar Kereta Sempat Terlihat Jalan Kaki Bawa Helm, Motornya Masih Misteri
Sebelum mengakhiri hidupnya dengan menembak diri, Bripda MI rupanya sempat curhat dengan tahanan berinisial Fjr di Polres Kepualauan Selayar dan rekan seniornya bernama Briptu Er.
Di hari itu, Bripda MI tampak gelisah.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro M.S.IK.,MH mengatakan, pada Senin pagi, korban sempat menyapa tahanan berinisial F yang memang sudah dikenalnya.
Lalu usai salat ashar korban curhat dalam bahasa Selayar mengatakan, "nakke pusing sahabat, cobana kulle ka mate allo inni" (Saya pusing dan seandainya bisa saya mau mati hari ini. red).
"Saat itu Fajar memperhatikan korban terlihat gelisah," kata Temmangnganro kepada Tribunnews, Rabu (21/10/2020).