Breaking News

Gempa Pangandaran, Pria Ini Terluka Tertimpa Dinding Rumah Demi Lindungi Bayinya

Deden mengalami luka-luka tertimpa tembok dinding yang roboh diguncang gempa saat berupaya melindungi bayinya.

Istimewa/Dok. Tagana Pangandaran
Rumah Slamet di Dusun Karanganyar RT 01 RW 01 Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, dipasang terpal karena gentingnya berjatuhan karena gempa 5.9 magnitudo menguncang Pangandaran dan sekitarnya Minggu (25/10/2020) pukul 07.56 WIB. 

Dua kecamatan lagi yakni Culamega tujuh rumah serta di Kecamatan Rajapolah saat ini sedang diinventarisasi.

Data yang sudah masuk, baru satu rumah sebagian atapnya ambruk.

"Kami masih menunggu data susulan, dan tengah mempersiapkan bantuan logistik jika ada warga yang harus mengungsi," kata Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irawan.

Danramil Rajapolah, Kapten Inf Agus Heryanto, yang berada di lokasi, mengungkapkan, sebagian atap rumah di Kampung Panembong, Desa Manggungjaya, ambruk.

Rumah tersebut dihuni tiga keluarga dan tidak ada korban tertimpa reruntuhan.

"Saat ini kami berupaya membersihkan puing-puing," kata Agus.

Artikel ini telah disarikan dari artikel TribunJabar berjudul: GEMPA di Pangandaran, Deden Luka-luka Tertimpa Dinding Rumah Demi Lindungi BayinyaTerdampak Gempa Pangandaran, Puluhan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Rusak, Rata-rata Atap Ambruk

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved