Banjir di Bogor

Sejumlah Warga di Kedung Badak Terjebak Banjir, Dievakuasi Petugas Pakai Perahu Karet

warga di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Keluarahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terpaksa dievakuasi pakai perahu karet .

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
16 rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terendam banjir, Minggu (25/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Sejumlah warga di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelarahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terpaksa dievakuasi pakai perahu karet karena terkepung banjir.

Banjir dengan kedalaman sampai 1 meter tersebut mengepung sebanyak 16 rumah pasca cuaca buruk yang melanda Kota Bogor pada Sabtu (24/10/2020) malam.

Namun sampai Minggu (25/10/2020) siang, banjir ini masih terus menggenang dan tak kunjung surut.

"Kami evakuasi warga-warga yang terjebak banjir. Di perumahan di Kedung Badak ini ada beberapa warga yang terjebak," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor Jarwo kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (25/10/2020).

Namun, kata dia, ada beberapa warga yang terjebak banjir ini yang memilih tetap bertahan di rumahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - 16 Rumah di Kedung Badak Kota Bogor Terendam Banjir, Anak-Anak Asyik Berenang

Sebanyak 16 rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terendam banjir, Minggu (25/10/2020).
Sebanyak 16 rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terendam banjir, Minggu (25/10/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Mereka mengandalkan lantai dua rumahnya sambil menunggu banjir surut.

Jarwo mengatakan bahwa dengan perahu karet ini pihaknya berupaya menyalurkan logistik bagi warga yang memilih bertahan itu.

"Mobilisasi logistik ya, yang mereka butuhkan. Karena ada beberapa warga yang tidak mau keluar dan bertahan di rumah sehingga kita perlu distribusi logistik," ungkap Jarwo.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 rumah di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor terendam banjir, Minggu (25/10/2020).

Banjir di Kedung Badak ini merupakan salah satu dari empat titik banjir di Kota Bogor yang belum surut imbas cuaca hujan ekstrem yang terjadi pada Sabtu (24/10/2020) sore hingga malam tadi.

Sampai Minggu siang, kedalaman banjir ini masih berada di sekitar kedalaman sampai 1 meter.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor Jarwo mengatakan bahwa ketinggian air yang merendam perumahan ini masih terus mengalami kenaikan.

"Ketinggian air ini masih terus bertambah karena penyumbat saluran air di depan sana belum berhasil tertangani," ungkap Jarwo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved