Siaga Banjir dan Longsor, Bima Arya Susuri Sungai Ciliwung Naik Perahu Karet
Menghadapi musim hujan, Pemkot Bogor menerapkan status Kota Bogor siaga bencana...
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Menghadapi musim hujan, Pemkot Bogor menerapkan status Kota Bogor siaga bencana.
Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya bencana alam saat musim hujan.
Untuk melakukan mitigasi derah rawan di pinggiran aliran sungai Bima Arya Sugiarto menyusuri pinggiran Ciliwung dengan menggunakan perahu karet.
Sambil di dampingi petugas BPBD dan para relawan serta komunitas peduli Ciliwung Bima Arya berhenti di setiap titik pinggiran sungai yang dipenuhi sampah.
Di sana Bima Arya bersama petugas Kebersihan melakukan aksi bebersih sungai.
Tak hanya itu, Bima Arya juga mengajak agar warga tidak membuang sampah ke sungai dan ikut membersihkan pinggiran sungai di masa libur panjang.
Pada saat apel siaga bencana Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa BMKG me.prediksikan cuaca kedepan masih tidak menentu.
Untuk itu pihaknya menfajak warga untuk siap siaga untuk mengantisipasi bencana alam.
"Ini juga arahan dari Pak Letjen Doni Monardo kepala BNPB yang mengajak kepada seluruh warga liburan panjang ini untuk turun kembali ke alam bersih bersih buka saluran air yang mampet olahraga dan seluruhnya," katanya.
Dalam kegiatan susur sungai itu Bima menyambangi beberapa titik pemukiman diantaranya Daerah Teplan, Jembatan Delima Jaya, dan titik terakhir di Kelurahan Sukaresmi.
Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan warga mulai turun membersihkan Ciliwung.
"Ini adalah pesan kuat kepada warga Bogor termasuk warga Jakarta dan sekitarnya bahwa banjir masih ada jadi kita kurangi bahaya banjir lintasan kita kurangi juga resiko longsor karena itu sekali lagi bangunan liar kita akan tertibkan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bima-arya-naik-perahu-karet.jpg)