Gadis 19 Tahun Dihabisi Sahabat Depan Ibunya yang Lumpuh, Ibunda Trauma Sering Tanya Putrinya Dimana

Korban, Siti Nur Surya Ismail dibunuh sahabat di depan ibu korban sendiri yang lumpuh karena sakit kanker otak

Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
kolase TribunnewsBogor.com dari BH Online Malaysia
Gadis 19 Tahun dibunuh sahabat depan ibunya yang lumpuh, Ibunda trauma samapi sering bertanya ini 

Ia menuturkan, ibunya terserang kanker otak stadium 3 sejak 2 tahun lalu, sehingga hanya bisa terbaring lumpuh di kasur.

Akibat penyakit ganas itu, sang ibunda tidak mampu berbicara seperti biasa orang normal.

Meski begitu, mata wanita itu masih bisa melihat kejadian pembunuhan tersebut.

Namun saat ditanya bagaimana detail lengkap kronologi pembunuhan anak kelimanya, sang ibunda tak bisa berkata apa-apa saking trauma.

Baca juga: Ditakuti Susah Dapat Jodoh, Gadis Ini Dirudapaksa di Tengah Kebun, Pelaku Ngaku Orang Pintar

Baca juga: Ayah Sakit Keras, Anak Syok Pergoki Ibu Lakukan Hubungan Badan dengan Pria Lain saat Lampu Mati

Ibunda hanya menatap saat jenazah anaknya akan dimakamkan

Saat jenazah Siti Nur Surya Ismail dimakamkan, ibunda hanya bisa melihat keranda itu keluar dari rumahnya.

Suami dari ibunda korban, Ismail Muda (58) memberitahu dirinya berusaha membantu memalingkan muka wanita itu ke arah keranda yang menempatkan jenazah anaknya.

Namun ibunda hanya sekadar melihat tanpa memberikan reaksi apapun.

Suasana menyayat hati itu menyebabkan Ismail dan beberapa anaknya serta pelayat yang berada di ruang tamu tidak dapat menahan rasa sedih dan pilu dengan keadaan tersebut.

ibunda korban saat melihat anaknya akan dimakamkan
ibunda korban saat melihat anaknya akan dimakamkan (BH Online Malaysia)

Lanjut ayah korban, selama ini ibunda yang lumpuh gara-gara kanker otak itu dirawat oleh korban, Siti Nur Surya Ismail.

"Di samping itu, keadaan isteri saya (Zaini Musa, 55) yang terlantar sakit akibat kanker otak menyebabkan saya tidak boleh tinggalkan dia dalam tempoh yang lama.

Sebelum ini, kalau saya pergi ke mana-mana arwah kakak yang akan jaga, tapi bila dia tiada saya terpaksa menguruskan sendiri istri dengan bantuan anak-anak yang lain," kata ayah korban.

Baca juga: Sosok Pemulung yang Baca Al Quran di Emperan Toko, Simpan Kisah Soal Mencari Ibu

Ibunda korban trauma, sering tanya keberadaan putrinya

Sementara itu, kakak korban, Muhammad Faris Akram (23) berkata meskipun telah lima hari kejadian hitam itu berlalu, ibu mereka masih trauma.

Bahkan sang ibunda masih terus mencari-cari keberadaan Siti Nur Surya Ismail.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved