Info Kesehatan

Ibu Hamil Harus Tahu, Ini Perbedaan Preeklamsia Ringan dan Preeklamsia Berat

Peluang ibu hamil mengalami preeklamsia jadi lebih tinggi apabila memiliki lebih dari dua faktor risiko di atas.

Editor: Vivi Febrianti
shutterstock
ilustrasi hamil 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Preeklamsia adalah kelainan kehamilan yang bisa membahayakan ibu hamil sekaligus janin dalam kandungannya.

Komplikasi kehamilan ini biasanya muncul setelah usia kandungan menginjak 20 minggu.

Kendati tidak terlalu umum, preeklamsia bisa dialami sekitar lima sampai delapan persen kehamilan.

Preeklamsia tidak bisa diobati.

Satu-satunya jalan mengatasi gangguan kehamilan ini adalah dengan melahirkan bayi.

Semakin berat kondisi preeklamsia, penanganannya semakin sulit dan risiko bagi ibu hamil maupun bayi.

Melansir NHS, penyebab preeklamsia diperkirakan karena plasenta bermasalah.

Plasenta adalah organ yang memberikan pasokan makanan dan napas ke janin.

Ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko wanita mengalami preeklamsia, di antaranya:

  • Punya riwayat diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit ginjal sebelum hamil
  • Penderita lupus atau sindrom antiphospholipid Ibu atau saudara perempuannya mengalami preeklamsia
  • Hamil saat usia di atas 40 tahun
  • Jarak kehamilan dengan anak sebelumnya lebih dari 10 tahun
  • Hamil bayi kembar
  • Kelebihan berat badan

Peluang ibu hamil mengalami preeklamsia jadi lebih tinggi apabila memiliki lebih dari dua faktor risiko di atas.

Gejala Preeklamsia

Melansir Verywell Family, gejala preeklamsia paling umum ditandai dengan tekanan darah tinggi pada ibu hamil yang biasanya memiliki tekanan darah normal.

Selain itu, tanda preeklamsia umum lainnya yakni protein urine ibu hamil tinggi.

Ciri-ciri preeklamsia lainnya yakni bagian tubuh membengkak, berat badan naik tiba-tiba, sakit kepala, dan gangguan penglihatan.

Preeklamsia digolongkan berdasarkan tingkat keparahannya, yakni preeklamsia ringan dan preeklamsia berat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved