Breaking News:

Bayi Tewas di Tumpukan Sampah

Mayat Bayi di Tumpukan Sampah di Cilebut Diperkirakan Berusia 1 Tahun, Dibawa ke RS Kramat Jati

Saat ditemukan, kondisi mayat bayi ini sudah menimbulkan bau tak sedap karena mengalami pembusukan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Sesosok mayat bayi gegerkan warga Cilebut, Kabupaten Bogor, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Kapolsek Sukaraja Kompol Ari Trisnawati menjelaskan bahwa mayat bayi yang ditemukan di antara tumpukan sampah di Cilebut diperkirakan masih berusia 1 tahun.

Saat ditemukan, kondisi mayat bayi ini sudah menimbulkan bau tak sedap karena mengalami pembusukan.

"Dari hasilnya olah TKP yang dilakukan didapati seorang mayat bayi laki-laki ini berumur sekitar 1 tahun yang sudah mulai membiru," kata Kompol Ari Trisnawati kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).

Mayat bayi ini dievakuasi oleh Polsek Sukaraja dibantu warga.

Kemudian mayat bayi malang ini dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta untuk diautopsi.

"Dibawa ke RS Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Sementara itu kasus penemuan mayat tersebut masih dalam proses penyelidikan," ungkap Ari.

Sebelumnya, temuan sesosok mayat bayi laki-laki gegerkan warga Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Selasa (17/11/2020).

Mayat bayi ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung bernama Apendi (30) yang mencari sampah di Sungai Kali Baru.

Tepat di bawah jembatan Perumahan Cilebut Residen 1, dia menemukan sosok mencurigakan di antara tumpukan sampah yang tersangkut di sungai itu.

"Ketemunya jam 10.00 WIB-an, lagi nyari rongsokan," kata Apendi saat ditemui TribunnewsBogor.com di sekitar lokasi penemuan mayat, Selasa (17/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa awalnya dia mengira sosok yang dia lihat itu merupakan boneka.

"Awalnya kelihatan kayak boneka. Pas saya jelas deketin, wah ini mah bayi. Saya foto, lapor ke RT. Kondisinya tidak terbungkus apapun, udah bau (membusuk), udah dilalerin," kata Apendi.

Akhirnya temuan mayat bayi ini kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat dan kemudian dievakuasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved