Breaking News:

Bocah 13 Tahun Dipaksa Nikah, Jadi Istri Kelima Pria 48 Tahun, Pekerjaan Suami Bukan Konglomerat

Pria bernama Abdulrazak Ampatuan menikahi gadis tersebut dalam sebuah upacara pernikahan yang memuakkan di Filipina.

net
Ilustrasi bocah 13 tahun dipaksa nikah, jadi istri kelima pria 48 tahun 

”Banyak sinyal, tapi tidak punya HP,” keluhnya.

Berasal dari keluarga kurang mampu, ES pun sampai saat ini belum bisa membeli HP untuk belajar daring.

Keluhan itu pernah disampaikannya ke pihak sekolah, namun tidak ada solusi.

Bila ingin belajar, ia tetap harus numpang ke rumah teman.

Situasi itu terus menerus dialaminya selama berbulan-bulan selama pandemi Covid-19.

Untuk menghilangkan kejenuhan, ia sering keluar jalan-jalan bersama UD, pacarnya kala itu.

Mereka sudah berpacaran selama setahun.

Bersama pacarnya UD, ES merasa lebih senang dan tenang. Ia merasa ada yang memperhatikan.

Terlebih selama ini, ES sudah lama tidak tinggal bersama kedua orang tuanya.   

Dalam kondisi jenuh terlalu lama tidak masuk sekolah, ditambah kondisi keluarga, ES pun menerima ajakan pacarnya UD untuk menikah.

2. Pelajar SMK Nikahi dua Wanita di Bawah Umur

channel YouTube Kompascom Reporter on Location
Seorang pelajar SMK asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) bernama Ahmad Rizal menikahi dua wanita dalam waktu
channel YouTube Kompascom Reporter on Location Seorang pelajar SMK asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) bernama Ahmad Rizal menikahi dua wanita dalam waktu ()

Pelajar SMK bernama Ahmad Rizal (18) di Lombok Barat, NTB, sempat membuat heboh lantaran nikahi dua gadis di bawah umur sekaligus.

Dikutip dari Kompas.com, diketahui pernikahan Rizal tersebut viral di media sosial.

Istri pertama berinisial F yang diketahui baru saja lulus dari bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

F sendiri pun saat dinikahi Rizal belum sempat mendaftar SMA.

Sedangkan istri yang kedua berinisial M, masih duduk di bangku Madrasah Aliah setara SMA.

3. Bocah 15 Tahun dan 12 Tahun Dinikahkan karena Pulang Malam

Pernikahan Bocah SMP
Pernikahan Bocah SMP

Pernikahan viral bocah di bawah umur juga terjadi di Desa Pengenjek, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mempelai pria diketahui berinisial S (15) dan pengantin wanitanya berinisial NH (12).

Pernikahan keduanya menjadi buah bibir masyarakat lantaran viral di sosial media.

Menurut pengakuan paman S, Mahrun, pernikahan tersebut tak direncanakan.

Hanya saja awalnya, orang tua dari mempelai perempuan NH memaksa dan minta agar segera dinikahkan.

Alasannya, karena orang tua NH tidak terima anaknya gadisnya diajak jalan-jalan oleh S dan pulang malam.

"Awalnya dia (S) ajak main keluar si NH, waktu pulang pada Maghrib itu, bapaknya si perempuan tidak terima dan menyerahkan kepada kami (keluarga laki) untuk dikawinkan," kata Mahrun di Desa Pengenjek, Selasa (15/9/2020).

Sontak prmintaan orang tua mempelai wanita ditolak oleh keluarga pria, namun orang tua si perempuan tetap memaksanya.

Dikutip dari Kompas.com, akad nikah yang dilakukan di sebuah mushala tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2020) dan dihadiri warga setempat.

Pernikahan yang dilakukan tanpa melibatkan Kantor Urusan Agama (KUA) itu sempat direkam warga dan videonya viral di media sosial. 

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati) (TribunLombok.com/Sirtu) (Kompas.com/Idham Khalid)

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved