Hasil Otopsi Mayat Terkubur di Kontrakan, Gigi Korban Rontok, Tukang Bakso Malang Pergi Tanpa Pamit

Jasad korban pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Penulis: Damanhuri | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Dwi Putra / Tribun Jakarta
Lokasi kontrakan penemuan diduga tulang belulang manusia, Sawangan,Depok, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kematian sosok mayat yang terkubur didalam kontrakan perlahan mulai terkuak.

Korban diduga berinisial D yang ditemukan terkubur di kontrakan yang berlokasi di Jalan Kopral Daman, Sawangan, Kota Depok.

Diwartakan sebelumnya, polisi mulai menemukan titik terang terkait identitas korban, yang diduga berinisial D.

Mayat yang sempat menggerkan warga itu berhasil dievakuasi pada Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 23.44 WIB tengah malam.

Jasad korban pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Baca juga: Misteri Munculnya Mayat dari Balik Ubin Kontrakan, Sukiswo Kaget : Saya Tancapkan Linggis, Ada Bau

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan, hasil pemeriksaan sementara ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Menurut, ditemukan memar pada bagian dada korban.

"Ditemukan di bagian (dada) memar," jelas Kombes Pol Azis Andriansyah sambil menunjuk lubang bekas jasad tersebut dalam kamar kontrakan, Kamis (19/11/2020) dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta.

Tak hanya itu, Lanjut Kombes Pol Azis Andriansyah, bekas kekerasan fisik lainnya ditemukan pada bagian mulut korban.

Ada beberapa bagian gigi korban yang 'rontok', diduga bekas hantaman benda tumpul.

"Kemudian ada juga di bagian gigi rontok," sambungnya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, memberikan keterangan di lokasi kejadian, Kamis (19/11/2020). Jasad pria terkubur dalam kontrakan di Sawangan diduga terkait dengan orang hilang di lokasi kejadian sekitar tiga bulan lalu.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, memberikan keterangan di lokasi kejadian, Kamis (19/11/2020). Jasad pria terkubur dalam kontrakan di Sawangan diduga terkait dengan orang hilang di lokasi kejadian sekitar tiga bulan lalu. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Terakhir, Azis mengatakan pihaknya masih menunggu hasil otopsi lengkap dari Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kemudian korban dengan inisial D ini hasil autopsi juga belum keluar namun dari petugas yang melaksanakan evakuasi menemukan ada tanda-tanda kekerasan fisik," pungkasnya.

Kronologi

Diketahui, jasad terkubur di kontrakan yang diduga kerangka manusia itu ditemukan Sukiswo, pemilik kontrakan diminta sang istri untuk memperbaiki toilet rumah kontrakan karena tersumbat.

Penemuan tengkorak manusia ini berawal saat dirinya diminta sang istri untuk memperbaiki toilet rumah kontrakan karena tersumbat.

"Tapi, setelah saya lihat, ada ubin lantai yang warnanya beda. Maka saya curiga dengan lantai itu," ucap Sukiswo.

Sukiswo lantas memutuskan membongkar ubin tersebut lantaran penasaran.

Baca juga: Pengakuan Tukang Cimol Bikin Gadis 17 Tahun Tak Berdaya di Kamar Hotel, Ini Cara Pelaku Bunuh Korban

Pembongkaran dimulai sekira pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Setelahnya, Sukiswo berhenti beroperasi untuk menunaikan salat ashar dan melakukan aktivitas lain.

Ia kemudian melanjutkan pembongkaran setelah salat magrib.

Situasi penggalian ubin rumah kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat pada Rabu (18/11/2020), tempat ditemukannya rangka manusia yang dikubur.
Situasi penggalian ubin rumah kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat pada Rabu (18/11/2020), tempat ditemukannya rangka manusia yang dikubur. (Istimewa via Kompas.com)

"Setelah sekian dalam itu tidak ditemukan apa-apa, tapi setelah kita lihat ada semen dan sampah semen yang tidak lengket dengan tanah, ini dicurigai untuk saya. Akhirnya saya mendapatkan gali lagi," ungkap Sukiswo.

Sukiswo lantas menancapkan linggis dan membetotnya agar struktur di bawah lantai itu semakin lekas terbongkar.

"Begitu saya goyang-goyangkan linggis, ada bau. Setelah itu saya lapor ke Pak RT dan RW. Baru setelah menarik sedikit lagi, nampaknya ada seperti dengkul, tapi belum pasti, tapi nampaknya seperti itu (dengkul)," aku Sukiswo.

Ciri-ciri Korban

Kapolsek Sawangan Kompol Sutrisno menjelaskan, jasad tersebut merupakan rangka manusia yang relatif utuh dengan cara terduduk berkalang tanah.

Beberapa sisa helai pakaian terlihat melekat di jasad tersebut.

Baca juga: FAKTA Baru Kasus Mayat Ojol Wanita Dalam Karung, Bercak Darah Korban di Kamar Jadi Petunjuk

Sutrisno menduga, jasad tersebut memiliki tinggi badan 160 cm dan berbobot 60 kg itu merupakan korban pembunuhan.

“Diduga ada mayat yang ditanam di rumah kontrakan itu. Laki-laki, kurang lebih usia 40-an tahun. Tindak lanjutnya, jasad ini dikirim ke RS Polri Kramatjati,” terang Sutrisno.

Meski demikian, kepolisian masih mendalami motif dari kasus ini.

"Kami masih dalami, pastinya itu pembunuhan. Kami masih dalami motifnya," ucap Sutrisno.

Sutrisno mengatakan untuk kepentingan penyelidikan, korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan visum.

"Kami bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, untuk visum," pungkasnya.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Bawah Lantai, Mulanya Pemilik Kontrakan Curiga Lihat Warna Ubin Beda

Lubang yang digunakan untuk mengubur jasad korban dalam kontrakan, Kamis (19/11/2020).
Lubang yang digunakan untuk mengubur jasad korban dalam kontrakan, Kamis (19/11/2020). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Tukang Bakso Pergi Tanpa Pamit

Berdasarkan penelusuran, kontrakan tersebut rupanya dihuni oleh dua penjual bakso malang.

Sukiswo (60), pemilik kontrakan sekaligus orang pertama yang menemukan benda yang diduga tulang itu menjelaskan, penyewa rumahnya pergi sejak beberapa hari lalu.

"Dikontrak penjual bakso dari Bogor namanya saya lupa, ada dua orang penjual bakso malang yang kontrak disini," kata Sukiswo di lokasi kejadian, Rabu (18/11/2020).

Tak hanya itu, Sukiswo menjelaskan dua penjual bakso ini mulai mengisi kontrakannya sejak 17 Juli 2020 silam.

Pada Minggu (15/11/2020) tiga hari yang lalu, penjual bakso ini pergi dan menitipkan kunci kontrakannya kepada tetangga sekitar.

"Jadi kuncinya tidak diserahkan langsung kepada kita tetapi dititipkan ke orang lain," ucap Sukiswo.

(TribunnewsBogor.com/Tribun Jakarta)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved