Blak-blakan pada Karni Ilyas, Novel Baswedan Ungkap Rencana Mundur dari KPK: Arahnya Sangat Terlihat

Kepada Karni Ilyas, Novel Baswedan berpendapat soal gerak-gerik anggota KPK yang kelak akan terbatasi.

Penulis: khairunnisa | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
youtube channel Karni Ilyas Club
Blak-blakan pada Karni Ilyas, Novel Baswedan Ungkap Rencana Mundur dari KPK 

Berkaca pada mundurnya 38 anggota KPK itu, Karni Ilyas tampak penasaran.

Yakni soal apa alasan Novel Baswedan masih bertahan sementara 38 rekannya telah mundur dari KPK.

Mendengar pertanyaan Karni Ilyas, Novel Baswedan lantas blak-blakan.

Bahwa ia sebenarnya sudah punya keinginan mundur dari KPK.

"Kenapa setelah 32 orang KPK mundur, Mas Novel masih bertahan ?" tanya Karni Ilyas.

"Memang sejujurnya, Saya sudah beberapa waktu yang lalu, Saya ingin mundur," pungkas Novel Baswedan.

Baca juga: Jaksa Tuntut Penyiram 1 Tahun Penjara, Novel Baswedan : Apa Memang JPU Tidak Yakin Mereka Pelakunya?

Baca juga: Terdakwa Penyiram Air Keras Dituntut 1 Tahun, Novel Baswedan: Ini Menghina Presiden

Punya rencana untuk mundur dari KPK, Novel Baswedan nyatanya tak langsung mengeksekusinya.

Sebab, Novel Baswedan menunggu momen yang tepat untuk keluar dari KPK.

Momen tersebut adalah masa di mana dirinya tak lagi bisa berbuat apa-apa di KPK .

"Tapi kemudian ketika Saya timbang kembali, Saya berpikir, Saya akan menunggu sampai pada masa betul-betul tidak bisa ngapa-ngapain, tidak bisa berbuat yang sungguh-sungguh, Saya akan mundur dari sana," ucap Novel Baswedan.

Mengenai alasan Novel Baswedan masih bertahan, Karni Ilyas pun kembali bertanya.

Yakni perihal kapan tepatnya Novel Baswedan akan mundur dari KPK.

"Apa arahnya itu sudah terlihat, bahwa akan ada satu masa, akan tidak berdaya sama sekali KPK tersebut ?" tanya Karni Ilyas.

"Arahnya sangat terlihat," ujar Novel Baswedan.

Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya.
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. ((KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG))

Menurut Novel Baswedan, yang terpenting untuk KPK adalah indepedensi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved