Breaking News:

Soal Pembatasan Cuti Akhir Tahun, Pemkot Bogor Tambah Kebijakan Bagi ASN yang Keluar Kota

Dedie A Rachim mengatakan bahwa terkait aturan membatasi durasi libur panjang Pemerintah Kota Bogor akan mengikuti petunjuk dan arahan dari pusat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kebijakan terkait akan adanya pemangkasan cuti akhir tahun oleh pemerintah pusat disambut dengan penambahan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Pemerintah Kota Bogor akan mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat terkait aturan membatasi durasi libur panjang.

Namun khusus di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Pemkot memberikan tambahan kebijakan.

"Seperi yang sudah-sudah, kita meminta kalaupun ada anggota keluarga besar Pemerintah Kota Bogor yang melaksanakan kegiatan cuti atau berlibur atau melaksanakan perjalanan ke luar kota kita minta sebelum kembali melakukan aktifitas untuk diambil swab test dulu itu tambahan kebijakan dari internal Pemkot Bogor," katanya saat ditemui di Balaikota Bogor, Rabu (3/12/2020) malam.

Bukan tanpa alasan kebijakan swab test tersebut dilakukan.

Karena, kata Dedie, saat ini jumlah orang yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor jumlahnya terus meningkat.

Bahkan saat ini kasus Covid-19 Kota Bogor dalam sehari bertambah 50 orang.

"Penambahan jumlah terkonfirmasi positif ini kan semakin hari semakin banyak hari ini adalah kali ketiga Kota Bogor mencatat jumlah 50 pasien yang terkofirmasi positif selama dibulan November dan Desember saya pikir ini satu hal yang harus jadi perhatian kita smua karena memang kita harus pahami pembatasan itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved