Info Kesehatan

Cara Mengobati Bau Mulut, Waspada Ternyata Bisa Jadi Pertanda Idap Penyakit Bahaya

menurut Akademi Kedokteran Gigi Umum, sekitar 80 juta orang mengalami masalah bau mulut kronis.

Editor: Ardhi Sanjaya
Health Recovery Tips
ILUSTRASI - bau mulut 

Dan semua tetesan itu dapat menyebabkan bau karena menempel di belakang lidah, yang sangat sulit dijangkau dengan sikat gigi.

Dokter gigi menganjurkan untuk mengikis bagian belakang lidah dengan pengikis yang dirancang khusus dan berkumur dengan obat kumur yang mengandung klorin dioksida.

8. Merokok

Pada seorang perokok, seringkali bau tembakau menempel pada pakaian dan barang-barang, tak terkecuali napas.

Menghirup asap panas menumpulkan indra, sehingga mengurangi kemampuan untuk mencium dan merasakan.

Udara panas juga akan mengeringkan mulut.

Hilangnya air liur, dikombinasikan dengan bau tembakau, menciptakan napas khas perokok.

Solusinya? Para perokok tentu sudah tahu.

9. Minum alkohol

Peminum anggur, bir, cocktail mungkin mengalami masalah bau mulut.

Belum lagi jika anggur tersebut mengandung gula, seperti halnya banyak pencampur yang digunakan untuk membuat cocktail.

Bau mulut jenis ini bisa diatasi dengan mengisap permen bebas gula atau mengunyah permen karet bebas gula, karena keduanya merangsang produksi air liur.

Jangan lupa untuk banyak minum air dan menggunakan sikat gigi serta benang gigi sesegera mungkin.

10. Idap penyakit tertentu yang berbahaya

Apakah kamu mengalami mulas, refluks asam, atau penyakit refluks gastroesofageal (GERD)?

Memuntahkan sedikit makanan atau asam ke dalam mulut dapat dengan mudah membuat bau mulut.

Namun, ingatlah bahwa GERD yang tidak diobati dapat dengan mudah berkembang menjadi penyakit yang serius, bahkan kanker.

Bau mulut juga bisa menjadi tanda awal dari penyakit yang mendasari, yang mungkin tidak memiliki gejala luar.

Salah satu tanda ketoasidosis diabetikum, suatu kondisi mengancam jiwa yang sebagian besar diderita oleh penderita diabetes tipe 1, adalah bau napas buah.

Kondisi ini terjadi karena orang tanpa atau hanya memiliki sedikit insulin tidak dapat memetabolisme asam keton.

Memungkinkan mereka untuk bertumpuk hingga menyebabkan racun dalam darah.

Napas yang harum pada penderita diabetes tipe 1 harus segera mendapatkan tindakan medis.

Dalam kasus yang jarang terjadi, penderita diabetes tipe 2 juga dapat mengembangkan kondisi tersebut.

Orang dengan gagal ginjal kronis parah juga dapat bernapas dengan bau seperti amonia, yang menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional AS baunya dapat digambarkan mirip urine atau berbau amis.

Tanda penyakit lever adalah fetor hepaticus, bau yang kuat, manis, dan pengap pada napas.

Ini terjadi karena hati yang sakit tidak dapat sepenuhnya memproses limonene, bahan kimia yang ditemukan dalam kulit jeruk dan beberapa tanaman.

Para ilmuwan sedang mencoba mengembangkan tes pernapasan berdasarkan bau yang dapat mengingatkan dokter akan sirosis hati tahap awal, sehingga dapat ditentukan pengobatannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Penyebab Bau Mulut dan Cara Sederhana Mengatasinya", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/11/06/100000220/10-penyebab-bau-mulut-dan-cara-sederhana-mengatasinya?page=all#page2.

Editor : Nabilla Tashandra

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved