Info Kesehatan

Darah Menstruasi Hanya Dua Hari, Normalkah?

Ada pula yang mengalami menstruasi dalam waktu singkat, hanya dua hari. Periode menstruasi yang sangat pendek ini juga menandakan adanya masalah.

Editor: Vivi Febrianti
Shutterstock
Ilustrasi 

Hal yang sama juga berlaku jika menstruasi menyebabkan pendarahan sangat berat sehingga membutuhkan lebih dari satu pembalut dalam satu jam dan disertai kram parah. 

Sementara itu, melansir Healthline, masih ada beberapa faktor lain yang membuat periode menstruasi berjalan singkat.

1. Kontrasepsi dan pengobatan

Pil atau suntikan KB hormonal serta alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) dapat menyebabkan siklus menstruasi lebih pendek dan lebih ringan.

Hormon dalam pil KB bisa menipiskan lapisan rahim sehingga meringankan dan mempersingkat menstruasi.

Menurut Cleveland Clinic, perempuan yang menggunakan pil progestin saja dapat mengalami pendarahan di antaranya menstruasi.

Ada pula obat-obatan lain yang memengaruhi periode menstruasi.

Misalnya obat pengencer darah, obat antipsikotik atau antidepresan, obat steroid, dan obat herbal seperti ginseng.

2. Faktor gaya hidup

Banyak gaya hidup yang dapat memengaruhi durasi menstruasi, termasuk perubahan pada rutinitas harian dan tingkat stres.

Tingkat stres yang tinggi dapat memengaruhi hormon yang pada gilirannya memengaruhi siklus menstruasi.

Jika perempuan mengalami stres berat, dirinya mungkin mengalami menstruasi yang tidak teratur, lebih pendek, atau lebih ringan dari biasanya.

Bahkan ada yang tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Kemungkinan besar periode menstruasi akan kembali normal setelah tingkat stres turun.

Selain itu, penurunan berat badan yang signifikan dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved