Breaking News:

Jokowi Sahkan Aturan Kebiri Kimia, Ini 7 Negara yang Sudah Berlakukan Kebiri, Selain Indonesia

Presiden Joko Widodo menandatangani PP soal aturan kebiri kimia pada pelaku kekerasa seksual terhadap anak

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNNEWS.com
Ilustrasi kebiri 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No. 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku kekerasan seksual terhadap Anak.

PP itu diteken Jokowi pada 7 Desember 2020.

Adapun PP tersebut merupakan peraturan turunan dari Pasal 81A ayat 4 dan Pasal 82A ayat 3 Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Dalam Pasal 2 ayat 1 PP itu, pelaku persetubuhan terhadap anak yang telah memiliki kekuatan hukum tetap bisa dikenakan tindakan kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, dan rehabilitasi.

Baca juga: Dikabarkan Nikahi Bocah 7 Tahun dan Terancam Kebiri, Syekh Puji Bantah Keras Ngaku Diperas Rp 35 M

Baca juga: Terancam Hukuman Mati dan Dikebiri, Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Bocah Ini Terdiam

Sebelumnya, hukuman kebiri kimia di Indonesia pertama kali dijatuhkan keadap Muh Aris (20), pemuda asal Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kebiri kimia pertama di Indonesia

Seperti diberitakan Kompas.com, 30 Agustus 2019, Aris harus menjalani hukuman kebiri kimia setelah terbukti melakukan pemerkosaan terhadap 9 anak.

Berdasarkan putusan pengadilan, terpidana kasus pelecehan dan kekerasan anak itu juga harus mendekam di penjara selama 12 tahun.

Selain itu, dia juga dikenai denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Vonis hukuman pidana bagi predator anak itu tertuang dalam putusan PT Surabaya dengan nomor 695/PID.SUS/2019/PT SBY tertanggal 18 Juli 2019.

Baca juga: Fakta Baru Ibu 2 Anak Dibunuh Tetangga, Pelaku Lakukan Pelecehan Seksual Saat Korban Sudah Tewas

Baca juga: Awal Tahun 2021 Penambahan Kasus Positif Covid-19 Mulai Berkurang, PSBB Tetap Diperpanjang

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved