Breaking News:

Pasangan Muda Cekcok di Rumah Kontrakan, Tetangga Tak Berani Melerai: Suami Keluar Bawa Alat

Menikah merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan apabila sepasang muda-mudi telah siap dari sisi mental, fisik dan ekonomi.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Bhabinkamtibmas Desa Bojonggede memberikan arahan kepada sepasang suami istri yang terlibat pertengkaran 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Menikah merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan apabila sepasang muda-mudi telah siap dari sisi mental, fisik dan ekonomi.

Selain mempersiapkan urusan tersebut dengan matang, tentunya komunikasi dan pemahaman yang baik diperlukan agar hubungan tetap harmonis.

Problem solving, Senin 11 Januari kemarin terjadi di Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Sepasang muda mudi bernama FR (18) dan suaminya RM (25) terlibat cekcok hingga akhirnya membuat masyarakat terpancing untuk melerai.

Bhabinkamtibmas Desa Bojonggede, Aipda Sodikin membenarkan perihal pertengkaran rumah tangga yang nyaris berujung kekerasan tersebut.

"Permasalah berawal dari sang suami yang mengajak mengobrol di luar teras kontrakan sama istri pada malam hari. Istrinya tidak mau karena cuaca dingin dan anak balitanya yang berumur 2 tahun belum tidur," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (12/1/2021).

Lebih lanjut, Sodikin mengatakan akibat penolakan tersebut suami dari FR marah hingga akhirnya emosinya tak terkendali.

"Karena tidak mau diajak ngobrol, sang suami kemudian emosi dan melakukan tindakan kasar kepada istrinya, tetangga dengar adanya keributan berusaha membantu untuk melerai namun tetangga tidak berani karena suami tersebut keluar dengan membawa alat," paparnya.

Sodikin pun membeberkan bahwa warga yang mengetahui pertengkaran hebat tersebut tidak berani untuk melerai pertengkaran tersebut.

"Kemudian saya mendapat telepon dengan adanya kejadian tersebut. Selanjutnya, saya mendudukkan suami dan istri tersebut untuk dilakukan penyelesaian," ungkapnya.

Dengan pendekatan persuasif, pasangan muda mudi itu akhirnya saling memaafkan.

"Alhamdulillah dengan pendekatan secara hati ke hati, suami merasa Khilaf dan bersalah, dan tidak Akan melakukan hal yang seperti ini lagi," bebernya.

Diketahui, FR merupakan seorang ibu rumah tangga dan suaminya RM saat ini tidak memiliki pekerjaan.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved