Kronologi PNS Kepergok Satpol PP Mesum Dengan Istri Orang di Mobil, Petugas Kaget saat Pintu Dibuka

Keduanya asik mesum di dalam mobil avanza milik AG yang merupakan seorang PNS.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Net
ILUSTRASI -- Mesum di mobil 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang oknum PNS kepergok tengah mesum di dalam mobil.

Pria berinisial AG (48) itu kepergok sedang mesum dengan seorang wanita yang bukan istrinya.

Parahnya lagi, perempuan tersebut merupakan istri orang alias sudah mempunyai suami.

Keduanya pun di gelandang oleh Satpol PP untuk dimintai keterangannya.

Baca juga: Kronologi Pasien Covid-19 Mesum Dengan Perawat di RSD Wisma Atlet, Motifnya Terungkap

FOLLOW JUGA:

Peristiwa penggerebekan oknum PNS mesum dengan istri orang di dalam mobil ini terjadi di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

AG (48) warga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar diketahui sudah beristri.

Sementara pasangan selingkuhannya yakni wanita berinisial AS (45) merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kota Sabang.

Plt Kasatpol PP dan WH, Heru Triwijanarko SSTP MSi, mengatakan kedua pasangan mesum ini masing-masing sudah punya keluarga.

"Kalau AG, si prianya itu seorang PNS dan tinggal di Aceh Besar. Lalu, AS wanita yang menjadi pasangan selingkuhannya asal Sabang," kata Heru, kepada Serambinews.com, Senin (18/1/2021).

Baca juga: KRONOLOGI Banjir Bandang di Puncak Bogor, Air Sungai Seperti Lumpur : 400 Warga Dievakuasi

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Mayat Balita Dalam Karung di Kebun Buah, Warga Kaget Lihat Darah Menetes

Baca juga: Kronologi Siswi SMP Hamil 7 Bulan Paksa Keluarkan Janin, Jasad Bayinya Dibuang ke Hutan

ILUSTRASI
ILUSTRASI (net)

Keduanya asik mesum di dalam mobil avanza milik AG.

Pasangan AG dan AS melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat Pasal 23 ayat 1 Jo pasal 25 ayat 1

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelanggar tersebut dan saksi-saksi, kata Safriadi, keduanya jelas-jelas suduh melanggar Qanun Jinayat.

"Saat ini keduanya sudah ditahan di sel Satpol PP dan WH Provinsi selama 20 hari ke depan untuk proses hukum lebih lanjut," kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Safriadi SSosI.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved