Ajakan Bercinta Ditolak, Suami Kalap Pergoki Istri Terima Telepon Tengah Malam : Dia Serong !

Cemburu hingga kerap ditolak berhubungan intim, suami di Aceh Singkil habisi nyawa istrinya.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Ardhi Sanjaya
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi/Ditolak bercinta, suami kalap buat istri tak berdaya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aksi gelap mata suami di Kabupaten Aceh Singkil berakhir tragis.

Pria berinisial TM itu tega menganiaya istrinya, SM.

Aksi tersebut diketahui terjadi pada awal Desember 2020 lalu.

Baru-baru ini, polisi mengungkap aksi jahat TM terhadap istrinya.

Diketahui TM adalah penduduk Desa Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil.

Istrinya, SM tewas setelah mendapat serangan dari suaminya.

Baca juga: Misteri Mayat Gadis ABG Nyaris Tanpa Busana di Parit, Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Korban Tewas

Baca juga: Misteri Kematian Gadis Muda Tanpa Celana di Tengah Sawah Terungkap, Korban Diperkosa saat Lemas

TM menyerang istrinya menggunakan parang sepanjang setengah meter.

Kronologi kejadian

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Noca Tryananto STrK, Rabu (27/1/2021) membeberkan kronologis kejadian itu.

Peristiwa itu berawal pada 3 Desember 2020 malam.

Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, Iptu Noca Tryananto (dua kiri) tunjukkan barang bukti parang yang digunakan TM menghabisi istrinya, Rabu (27/1/2021).
Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, Iptu Noca Tryananto (dua kiri) tunjukkan barang bukti parang yang digunakan TM menghabisi istrinya, Rabu (27/1/2021). (SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI)

Saat itu, tersangka TM mengajak korban berhubungan suami istri.

Namun berdasarkan keterangan tersangka, korban menolak ajakan itu.

Disebutkan bahwa penolakan hubungan suami isri itu sudah beberapa kali terjadi.

Hingga kemudian pada 4 Desember 2020 pukul 13.30 WIB terjadi peristiwa tragis itu.

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Mayat Balita Dalam Karung di Kebun Buah, Warga Kaget Lihat Darah Menetes

Baca juga: Misteri Dua Kerangka Manusia Terbalut Kain, Ditemukan Warga saat Renovasi Tambak

Ketika itu korban ke luar rumah untuk mandi di sumur yang berjarak sekitar 100 meter.

Kemudian korban berpapasan dengan tersangka TM.

Tak lama korban pulang ke rumah denga mengenakan handuk.

Sebelum koban tiba di rumah, tersangka mengambil parang panjang yang terselip di dinding rumah.

Saat korban berjarak sekira lima meter dari rumah, tersangka langsung menyerang korban.

Tersangka menganyunkan senjata tajam itu ke bagian kepala korban.

Tak hanya itu, tersangka juga menyabetkan parang ke bagian tubuh korban.

Seketika korban tak berdaya bersimbah darah.

Baca juga: Pertengkaran Suami Istri Berujung Maut, Suami Habisi Nyawa Istri Setelah Baca Pesan di WhatsApp

Baca juga: Suami di Bone Nekat Habisi Istrinya, Emosi Baca Chatting Korban dengan Mantan : Isinya Mesra Sekali

Kejadian itu lantas diketahui warga.

Tersangka pun akhirnya dibawa ke Polsek Danau Paris.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 ayat 2 dan ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Cemburu pada istri

Selain kerap ditolak berhubungan suami istri, tersangka juga mengaku cemburu pada istri.

Bahkan tersangka curiga istri berselingkuh

Diduga kedua hal itu yang membuat tersangka habisi nyawa istrinya.

"Motifnya tersangka cemburu," kata Iptu Noca.

Pasalnya, ponsel korban kerap dihubungi oleh orang lain pada tengah malam.

Namun saat ponsel berada di dekat tersangka, korban tidak mengangkat.

"Dari hal itu tersangka meyakini, bahwa akibat perselingkuhan istrinya tidak mau lagi diajak hubungan badan," ujarnya.

(TribunnewsBogor.com/Serambinews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved